Oleh karena itu, tantangan terbesar bagi para kandidat Ketua Umum PPP di muktamar mendatang adalah membuktikan siapa yang paling mampu membaca dan mendapatkan restu dari Presiden Prabowo.
Baca Juga: Buruan Daftar! Rekrutmen KAI Properti 2025 Dibuka hingga 30 September, Cek Posisi dan Syaratnya
Menurut Puthut, kemampuan beradaptasi dari era politik penuh ambiguitas ke era komunikasi yang lebih terbuka akan menjadi variabel dominan bagi masa depan partai Islam tertua di Indonesia tersebut.***
Artikel Terkait
Konflik PPP, Tamliha: JK Sampaikan Pesan Dinasti Ming, Jangan Lawan Penguasa
Tamliha Ungkap PPP Tak Lolos PT, Ini Beberapa Gegaranya, Termasuk Manuver Jokowi
Tamliha Blak-blakan Sebut Jokowi Binasakan PPP
Tamliha Ungkap PPP Tak Ikut Jokowi Belot Dukung Prabowo
Pengakuan Romahurmuziy: PPP Dukung Ganjar Setelah Ada Arahan Jokowi di Mobil