Beberapa pelajar berseragam SMA ikut melempari batu ke arah aparat. Kericuhan ini menyebabkan gangguan lalu lintas, termasuk perjalanan KRL di sekitar Stasiun Palmerah.
Polisi menahan belasan demonstran, tetapi status mereka belum diumumkan hingga Selasa siang.
Seorang mahasiswa, Danar, menyebut aksi ini sebagai bentuk kekecewaan atas kebijakan DPR yang dianggap berat sebelah.
Sementara seorang buruh, Rahmini, bahkan membolos kerja demi ikut aksi. “Banyak PHK, tapi gaji DPR justru ratusan juta,” ujarnya.
Respons DPR atas Kritik Publik
Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi aksi demo dengan nada menenangkan. “Kami menampung semua masukan dari masyarakat dan tentu saja kita akan bahas bersama untuk memperbaiki kinerja DPR,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II Aria Bima meminta aparat tidak represif. “Kami harapkan cara-cara persuasif, bukan kekerasan,” katanya.***
Artikel Terkait
15 Tahun Gaji DPR Tak Naik, Adies Kadir Ungkap Tunjangan Justru Alami Kenaikan Signifikan
Gaji DPR Stagnan 15 Tahun, Tunjangan Beras Naik Jadi Rp12 Juta dan Rumah Rp50 Juta per Bulan
Ahok Nantang! Gaji DPR Rp1 Miliar Boleh tapi Buka Semua Anggaran biar Rakyat Tahu
Gaji DPR Disorot, Titiek Soeharto Cuma Senyum, Adies Kadir Beberkan Fakta Sesungguhnya
Jam Tangan Mewah Adies Kadir: Gaji DPR Tak Naik Tapi Punya Rolex hingga Audemars Piguet Tembus Rp600 Juta