Satgas Pangan menyimpulkan data tersebut sengaja dimanipulasi dan itu yang membuat para manipulator data stok beras jadi keringat dingin karena modusnya ketahuan.
“Ini bukan sekadar kelalaian teknis, tapi bisa dikategorikan sebagai sabotase terhadap distribusi pangan dan stabilitas ketahanan pangan nasional,” tulis Satgas dalam laporannya.***
Artikel Terkait
Bulog Sebut Stok Cadangan Beras Pemerintah Capai 3,6 Juta Ton, Tertinggi dalam 57 Tahun
Vietnam-Thailand Waspadalah! Indonesia Mau Ekspor Beras ke Malaysia