• Sabtu, 18 April 2026

Mengungkap 5 Fakta Penting Ledakan Amunisi di Garut: 13 Orang Tewas, Kolonel dan Mayor Jadi Korban

Photo Author
Anis Mutmainah, Konteks.co.id
- Selasa, 13 Mei 2025 | 11:30 WIB
Tampak asap hitam membumbung tinggi saat TNI AD melakukan pemusnahan amunisi kedaluwarsa di kawasan pantai Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut, Senin pagi. (Tangkapan layar X.com icibos)
Tampak asap hitam membumbung tinggi saat TNI AD melakukan pemusnahan amunisi kedaluwarsa di kawasan pantai Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut, Senin pagi. (Tangkapan layar X.com icibos)

KONTEKS.CO.ID - Sebuah ledakan dahsyat terjadi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin pagi, 12 Mei 2025.

Insiden ini terjadi saat proses pemusnahan amunisi yang telah kedaluwarsa oleh personel TNI Angkatan Darat.

Peristiwa tersebut menelan korban jiwa sebanyak 13 orang, terdiri dari anggota TNI dan warga sipil.

Baca Juga: Harga Resmi Galaxy S25 Edge di Indonesia, Spek HP Pembunuh iPhone 16

Fakta Menarik Ledakan Amunisi Afkir di Kabupaten Garut

1. Ledakan Terjadi saat Proses Pemusnahan Amunisi

Ledakan bermula saat personel militer tengah melakukan pemusnahan amunisi lama. Prosedur pemusnahan biasanya dilakukan di lokasi khusus yang jauh dari permukiman.

Dua lubang peledakan pertama berjalan lancar, namun ledakan terjadi secara tiba-tiba saat persiapan di lubang ketiga.

2. Total 13 Korban Jiwa

Sebanyak 13 orang dilaporkan tewas akibat ledakan. Di antara korban, 4 orang merupakan anggota TNI yang sedang bertugas, sementara 9 lainnya adalah warga sipil.

Baca Juga: Kemendiksaintek Buka Suara Soal Kasus Mahasiswi ITB Bikin Meme Prabowo-Jokowi, Singgung Peran Kampus Bentuk Karakter

Para korban mengalami luka berat akibat daya ledak yang sangat tinggi dan tidak sempat menyelamatkan diri.

3. Lokasi Khusus dan Sudah Digunakan Secara Rutin

Lokasi kejadian adalah area konservasi yang telah lama digunakan untuk kegiatan pemusnahan amunisi.

Tempat tersebut dianggap aman karena jauh dari pemukiman dan memiliki izin resmi. Namun dalam kasus kali ini, masih belum jelas mengapa warga sipil bisa berada di lokasi tersebut.

Baca Juga: Bikin SIM Semakin Mudah, Cukup Mainkan Jari di HP Kalian

4. Investigasi Masih Berlangsung

Pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab pasti ledakan dan mengapa warga sipil berada di area berbahaya. Kemungkinan adanya kelalaian atau pelanggaran prosedur sedang ditelusuri secara mendalam.

5. Prosedur Keamanan Dievaluasi

Pasca-kejadian, evaluasi terhadap prosedur keamanan pemusnahan amunisi dilakukan oleh TNI.

Baca Juga: 5 Ganda Campuran Membuka Perjuangan Indonesia di Thailand Open 2025, Paling Berat Adnan-Indah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X