• Sabtu, 18 April 2026

Wapres Gibran Bahas Bonus Demografi, YouTubenya Banjir Dislike dan Hujatan

Photo Author
Eko Priliawito, Konteks.co.id
- Senin, 21 April 2025 | 21:08 WIB
Respons negatif netizen untuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang membahas soal bonus demografi di Indonesia.
Respons negatif netizen untuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang membahas soal bonus demografi di Indonesia.



KONTEKS.CO.ID
- Monolog Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang membahas soal bonus demografi di Indonesia justru memperoleh respons negatif dari warganet.

Sempat membicarakan film animasi produksi Visinema Pictures berjudul Jumbo dan prestasi Timnas U-17, tapi video yang ditayangkan di Youtube pribadinya justru banjir dislike dan hujatan dari netizen.

Banyak sekali netizen yang mengkritik pedas di kolom komentar pada video berdurasi 6 menit 19 detik itu.

Baca Juga: Pelaku Pembakaran Mobil Polisi di Depok Anggota Ormas GRIB, Seorang Wanita Sekretaris Ranting Harjamukti

Pada pukul 12.10 WIB, pada video Gibran yang menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam membangun masa depan bangsa dengan memanfaatkan momentum bonus demografi, justru mendapat dislike mencapai 27 ribu.

Kolom komentar justru dibanjiri cibiran. Mereka menghiraukan apa yang disampaikan Gibran yang mengajak anak muda untuk tidak menjadi penonton sejarah, melainkan menjadi motor penggerak perubahan.

Netizen banyak berkomentar mengenai isu privilege dan keadilan dalam proses demokrasi yang dilanggar Gibran untuk menjadi calon wakil presiden.

Baca Juga: Dukung Ridwan Kamil, Ayu Aulia Diperiksa Bareskrim plus Serahkan Bukti Terkait Lisa Mariana

Pesan optimistis tentang peran anak muda yang disampaikan Gibran dalam video tersebut, justru dibalas dengan ketidakpuasan netizen terhadap narasi yang selalu dibangun elite politik saat ini.

“Ke sini cuma mau unlike,” kata Edwardhana1222.

“Yang paling disesalkan adalah kenapa orang ini confident banget dengan nol kemampuan di atas rata-rata,” kata Indrapramudityadamami3795.

“Untuk ukuran orang yang dicariin kerjaan sama bapaknya sampai mengacaukan konstitusi negara, ngomongin masa depan bangsa kayanya terlalu berlebihan buat Anda,” kata Argonout7239.

Baca Juga: Paus Fransiskus Wafat, Ini Mekanisme Konklaf untuk Pemilihan Paus Baru

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Eko Priliawito

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X