• Sabtu, 18 April 2026

Danantara Kekuatan Masa Depan Nusantara, Harapan Besar Rakyat

Photo Author
Eko Priliawito, Konteks.co.id
- Senin, 24 Februari 2025 | 08:14 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mendapat ucapan selamat dari Presiden Prabowo seusai pelantikan Kabinet Merah Putih. Foto: X Erick Thohir
Menteri BUMN Erick Thohir mendapat ucapan selamat dari Presiden Prabowo seusai pelantikan Kabinet Merah Putih. Foto: X Erick Thohir


KONTEKS.CO.ID -
Rencana peluncuran Danantara pda hari ini, Senin, 24 Februari 2025, telah disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat pidato daring pada acara "World Government Summits".

Prabowo menyampaikan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara didedikasikan untuk mengoptimalkan kekayaan negara melalui investasi strategis.

Nama Daya Anagata Nusantara atau Danantara diberikan Presiden Prabowo. Memiliki arti kekuatan masa depan Nusantara.

Baca Juga: Tragis! Temukan Intan Rp15 Triliun di Kalimantan Selatan, Mat Sam Malah Hidup Melarat

Danantara sebagai simbol semangat baru Indonesia dalam menghadapi tantangan global, menciptakan peluang baru, dan memajukan pembangunan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045

“Kami bersiap untuk meluncurkan Danantara Indonesia, (lembaga) dana investasi negara kami yang baru, yang menurut evaluasi awal kami memiliki (aset pengelolaan) melampaui 900 miliar dollar AS," ujar Prabowo dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis, 13 Februari 2025, malam.

Danantara akan membawahi tujuh BUMN dengan kepemilikan aset terbesar dari total 47 BUMN saat ini. BUMN ini masuk dalam pengelolaan Danantara pada tahap awal.

Baca Juga: Bandara Beirut Lebanon Tutup Selama Pemakaman Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah

BUMN tersebut adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, dan Mining Industry Indonesia (MIND ID).

Dengan aset-aset BUMN jumbo yang mencapai 900 miliar dollar AS, diperkirakan badan ini akan mengelolaa sekitar Rp14.670 triliun dengan kurs Rp16.300.

Presiden Prabowo menegaskan, BPI Danantara akan fokus pada sektor energi terbarukan, pengembangan industri manufaktur, hilirisasi, dan pangan.

Baca Juga: Resmi Sudah Berlaku! Ini Aturan Baru Sri Mulyani Terkait Pemeriksaan Pajak

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Eko Priliawito

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X