• Sabtu, 18 April 2026

Harga Kopi Dunia Naik, Defisit Arabika Bayangi Pasar Global

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Sabtu, 6 September 2025 | 14:52 WIB
Perbedaan kopi Arabika dan Robusta. (Canva)
Perbedaan kopi Arabika dan Robusta. (Canva)

Koperasi Cooxupe menyebut panen anggotanya telah mencapai 94,9% per akhir Agustus.

Laporan Safras & Mercado juga menunjukkan panen 2025/26 sudah 99% selesai, lebih cepat dibanding tahun lalu.

Kondisi di Vietnam juga memengaruhi pasar. Produksi kopi 2023/24 anjlok 20% yoy menjadi 1,47 juta ton akibat kekeringan, level terendah dalam empat tahun.

Meski begitu, ekspor Januari–Juli 2025 naik 6,9% yoy menjadi 1,05 juta ton.

Baca Juga: Indonesia Kejar Tarif Impor Nol Persen untuk Ekspor Kakao, Kopi, dan Sawit ke AS, Sampai Mana Usahanya?

Ke depan, USDA memperkirakan produksi kopi dunia 2025/26 naik 2,5% ke rekor 178,7 juta karung.

Namun, Volcafe memproyeksikan defisit arabika global mencapai 8,5 juta karung, lebih besar dibanding tahun sebelumnya, sehingga harga berpotensi tetap tinggi.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X