• Sabtu, 18 April 2026

BRI Raih Laba Rp26,53 Triliun di Tengah Dinamika Global

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Kamis, 31 Juli 2025 | 17:51 WIB
Jajaran direksi BRI berhasil membawa bank BUMN ini mencetak laba yang signifikan. (BRI)
Jajaran direksi BRI berhasil membawa bank BUMN ini mencetak laba yang signifikan. (BRI)

Cost of Fund (CoF) tercatat membaik menjadi 3,6%, sementara Cost of Deposit (CoD) berhasil dijaga di level 3,0%.

Indikator likuiditas jangka pendek dan panjang BRI juga tetap kuat, dengan Liquidity Coverage Ratio (LCR) sebesar 150,5% dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) sebesar 125,6%.

Dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) yang memadai di level 84,97% dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 25,01%, BRI memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.

Dari aspek kualitas aset, Direktur Manajemen Risiko BRI, Mucharom, mengungkapkan bahwa rasio NPL (Non Performing Loan) BRI membaik menjadi 3,04% hingga akhir Triwulan II 2025.

Perbaikan ini sejalan dengan upaya pertumbuhan yang selektif serta optimalisasi penagihan dan recovery.

BRI juga tetap menyediakan pencadangan yang memadai dengan NPL Coverage sebesar 188,84%, menunjukkan tingkat kehati-hatian yang tinggi dalam mengantisipasi potensi risiko.

Sementara itu, Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menjelaskan bahwa BRI terus memperbaiki kualitas layanan di bisnis mikro melalui business process reengineering yang berfokus pada human capital, proses bisnis, produk, dan manajemen risiko.

Sinergi strategis Holding Ultra Mikro (UMi) juga memberikan dampak positif dalam mendorong percepatan inklusi keuangan nasional.

Hingga akhir Triwulan II 2025, Holding Ultra Mikro telah menjangkau 34,7 juta debitur aktif dengan jumlah simpanan mikro mencapai 126 juta rekening.

Wakil Direktur Utama BRI, Agus Noorsanto, menambahkan BRI terus menjalankan berbagai program pemberdayaan.

Hingga Juni 2025, BRI telah membina 4.625 Desa BRILian dan mengembangkan 41.217 klaster usaha melalui program KlasterkuHidupku.

Lebih dari 12,9 juta pelaku UMKM juga telah memanfaatkan platform digital LinkUMKM.

Kehadiran AgenBRILink juga semakin memperkuat inklusi keuangan nasional.

Dengan lebih dari 1,2 juta agen yang tersebar di 67 ribu desa, AgenBRILink telah mencatatkan volume transaksi sebesar Rp843 triliun, tumbuh 9,85% YoY.

Agen-agen ini kini bertransformasi dari penyedia layanan transaksi menjadi lifestyle micro provider.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X