Saat ini, terdapat 683 lembaga inkubator yang terdaftar melalui platform SIPENSI, namun kualitas pembinaannya masih belum merata.
“Untuk itu melalui ToT ini, kami berharap tercipta sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pembina lainnya, dalam menciptakan wirausaha yang tidak hanya bertumbuh, tetapi juga mampu bersaing di pasar global,” katanya Sudaryano.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pembina YDBA sekaligus Direktur PT Astra Internasional Gita Tiffany Boer mengatakan, pihaknya terus mengedepankan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung pengembangan dan kemajuan UMKM Indonesia.
"Kami memiliki misi, visi, dan tujuan yang seiring dengan pemerintah yakni memandirikan UMKM. Kolaborasi dengan Kementerian UMKM diharapkan mampu menjadi salah satu pendukung keberlanjutan UMKM Indonesia," kata Gita Tiffany Boer.***
Artikel Terkait
Inabuyer B2B2G Expo 2025 Wujud Komitmen Naikkan Kelas UMKM
Kementerian UMKM Kawal Kasus Toko Mama Khas Banjar di Pengadilan
Kementerian UMKM dan Kemenekraf Bahas Peluang HKI sebagai Jaminan KUR
Menteri Maman Ajak Pemda Berdayakan UMKM, Inklusif dan Berkelanjutan
Wamen UMKM: Kampus Kunci Pengembangan Kewirausahaan, Konteks Transformasi Digital