KONTEKS.CO.ID – PM Pakistan Shehbaz Sharif dijadwalkan melakukan lawatan diplomatik ke Arab Saudi dan Turki.
Ia pergi ke dua negara itu dalam upaya mendorong mediasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Langkah ini dilakukan menjelang kemungkinan digelarnya putaran kedua perundingan antara Washington dan Teheran.
Baca Juga: Tanpa Subsidi, Target 100 Ribu Motor Listrik Terancam Meleset
Pakistan sekali lagi merencanakan perundingan itu diselenggarakan di Islamabad dalam waktu dekat.
Dalam pernyataan resmi, Sharif telah melaporkan rencana tersebut kepada Presiden Pakistan, Asif Ali Zardari.
Ia juga memaparkan perkembangan terbaru dari upaya diplomasi yang tengah dijalankan Pemerintah Pakistan.
Baca Juga: Diam-diam Iran Buka Komunikasi dengan Turki di Tengah Gencatan Senjata, Ada Apa?
Sumber Kementerian Luar Negeri Pakistan menyebutkan, Sharif akan lebih dulu bertolak ke Jeddah untuk bertemu Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.
Setelah itu dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Ankara guna melakukan pembicaraan dengan pejabat tinggi Turki.
Zardari menilai peran Pakistan dalam memfasilitasi dialog antara Amerika Serikat dan Iran menunjukkan posisi strategis negaranya di panggung global.
“Ini menegaskan Pakistan sebagai negara yang bertanggung jawab dan memiliki peran penting dalam mendorong perdamaian,” ujarnya.
Sebelumnya, Pakistan menjadi tuan rumah pertemuan langsung yang jarang terjadi antara perwakilan Washington dan Teheran.
Artikel Terkait
Lewat Produksi Bola di Sialkot, Pakistan Selalu Hadir di Piala Dunia, Termasuk Adidas Trionda 2026
70 Persen Bola Sepak Dunia Dibuat di Pakistan, Sialkot Menjadi Penopang Utama
Biodata Jared Kushner, Menantu Trump Jadi 'Kartu As' Negosiasi AS Iran di Pakistan Meski Tanpa Jabatan Resmi
Negosiasi Buntu, Pakistan Berharap Tetap Jadi Penengah AS dan Iran