Organisasi itu juga menilai militer kerap melabeli korban sipil sebagai bagian dari kelompok bersenjata.
Baca Juga: Dua Turis Australia Tewas dalam Sepekan di Bali, Pemerintah Sampaikan Duka
Nigeria, sebagai negara dengan populasi terbesar di Afrika, saat ini menghadapi krisis keamanan kompleks, khususnya di wilayah utara.
Konflik yang telah berlangsung lebih dari satu dekade melibatkan berbagai kelompok bersenjata.
Termasuk Islamic State West Africa Province serta kelompok Lakurawa yang berafiliasi dengan ISIS di wilayah barat laut yang berbatasan dengan Niger.
Baca Juga: BPKP: Kerugian Negara Kasus Chromebook Nadiem Makarim Capai Rp1,5 Triliun
Insiden ini kembali menyoroti tingginya risiko operasi militer di wilayah konflik, saat warga sipil kerap menjadi korban di tengah upaya pemberantasan terorisme.***
Artikel Terkait
Cetak Sejarah, Nilai Hubungan Perdagangan Nigeria dan Indonesia Tembus Rp76,1 Triliun
Nigeria Didorong Jadikan Indonesia Contoh Strategi Pembangunan, Terutama Transformasi Ekonomi
Dijenguk Presiden Nigeria, Anthony Joshua dalam Kondisi Stabil Usai Kecelakaan Fatal yang Tewaskan Dua Pelatihnya
Desa Berubah Jadi Kuburan Massal, 200 Orang Tewas Dibantai Brutal Kelompok Bersenjata Nigeria