KONTEKS.CO.ID - Ibu kota Pakistan, Islamabad, mendadak jadi pusat perhatian dunia.
Perwakilan tingkat tinggi Amerika Serikat (AS) dan Iran resmi bertemu untuk melakukan perundingan damai AS Iran pada Sabtu, 11 April 2026.
Pertemuan trilateral yang difasilitasi Pakistan ini disebut-sebut berjalan dengan suasana yang cukup ramah, meski isu-isu sensitif mulai mencuat ke permukaan.
Delegasi AS tampil dengan kekuatan penuh, dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance, Steve Witkoff, hingga menantu Donald Trump, Jared Kushner.
Baca Juga: Insanul Fahmi Sambangi Polda Metro Jaya, Diperiksa Soal Dugaan Perzinaan Laporan Wardatina Mawa
Di seberang meja, Iran membawa rombongan besar berjumlah lebih dari 70 orang yang dikomandoi Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menlu Abbas Araghchi.
Progres Positif di Tengah Kebuntuan
Seorang pejabat Pakistan yang enggan disebutkan namanya memberikan sedikit bocoran mengenai jalannya negosiasi.
Meski bersifat tertutup, diskusi tahap awal diklaim bergerak ke arah yang benar.
"Saya dapat mengatakan bahwa diskusi berjalan positif dan suasana secara keseluruhan ramah. Pembicaraan ini kemungkinan besar akan memasuki putaran ketiga pada Sabtu malam atau Minggu besok," ujar pejabat tersebut.
Ketegangan mulai terasa saat masuk ke topik Selat Hormuz. Wilayah perairan strategis ini menjadi titik perbedaan pendapat paling tajam.
Iran kabarnya berencana memungut biaya bagi kapal tanker yang melintas guna membangun kembali infrastruktur pasca-konflik.
"Jangan Coba-Coba!": Peringatan Keras Donald Trump
Menanggapi rencana Iran tersebut, Presiden AS Donald Trump langsung memberikan reaksi keras melalui platform Truth Social
. Trump menilai kebijakan pungutan biaya tersebut bisa mengganggu stabilitas pasokan energi global yang saat ini sedang rapuh.
Artikel Terkait
Trump Ultimatum Iran untuk Buka Selat Hormuz dalam Tempo 48 Jam
Donald Trump Ngamuk di Medsos: Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran Usai Pesawat Militer AS Jatuh!
Trump Ultimatum Iran! Ancam Bom Pembangkit Listrik dan Jembatan pada 7 April 2026 Jika Selat Hormuz Tak Dibuka
Isu Donald Trump Dilarikan ke Walter Reed Viral di X, Steven Cheung: Beliau Non-stop Kerja
Jelang Deadline Buka Selat Hormuz, Trump Klaim Iran Bisa Dihancurkan dalam 1 Malam: ‘Mungkin Besok Malam’
Iran Tolak Proposal Gencatan Senjata AS, Teheran Siapkan 15 Ribu Rudal dan 45 Ribu Drone Lawan Trump!
Trump Ancam Hancurkan Pembangkit Listrik Iran, Warga Mulai Cemas: Kami Tak Bisa Berbuat Apa-apa!
Trump Tunda Ancaman Serangan Besar ke Iran, Beri Waktu Lagi Dua Minggu untuk Buka Selat Hormuz
Trump Putuskan Tunda Serangan, Iran Buka Selat Hormuz 2 Pekan
Trump Disebut ‘Tunggangi’ Kristen Demi Perang, Tadhg Hickey: Ini Vulgar, Nggak Alkitabiah!