• Sabtu, 18 April 2026

Donald Trump Ngamuk di Medsos: Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran Usai Pesawat Militer AS Jatuh!

Photo Author
Rat Nugra, Konteks.co.id
- Senin, 6 April 2026 | 07:15 WIB
Donald Trump ancam Iran, hancurkan infrastruktur dan beri ultimatum 48 jam soal Selat Hormuz.   (Instagram @reladonaldtrump)
Donald Trump ancam Iran, hancurkan infrastruktur dan beri ultimatum 48 jam soal Selat Hormuz. (Instagram @reladonaldtrump)

KONTEKS.CO.ID - Hubungan Amerika Serikat dan Iran benar-benar berada di titik didih. Presiden AS, Donald Trump, baru saja merilis pernyataan kontroversial melalui akun Truth Social miliknya pada Minggu 5 April 2026.

Dengan diksi yang sangat keras dan cenderung provokatif, Trump mengancam akan menghancurkan infrastruktur vital Iran jika negara tersebut tidak segera membuka akses di Selat Hormuz.

Ultimatum ini muncul setelah rentetan insiden militer yang merugikan pihak Paman Sam di wilayah tersebut.

Baca Juga: Bukan Cuma Gemas! 7 Manfaat Pelihara Kucing Menurut Sains: Turunkan Stres Hingga Jaga Jantung tetap Sehat

Ancaman "Hari Pembangkit Listrik & Jembatan"

Dalam unggahannya, Trump secara spesifik menargetkan fasilitas energi dan transportasi Iran.

Ia memberikan tenggat waktu 48 jam bagi Teheran untuk melakukan kesepakatan atau menghadapi serangan masif yang ia sebut sebagai "Neraka".

"Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik dan Hari Jembatan yang dirangkai menjadi satu di Iran."

"Belum pernah ada serangan seperti ini! Buka Selatnya atau kamu akan tinggal di Neraka," tulis Trump dalam unggahan yang juga menuai kecaman karena penggunaan terminologi religius yang dinilai melecehkan.

Baca Juga: Varian Baru COVID-19 'Cicada' Hebohkan 25 Negara, Kemenkes Pastikan Indonesia Masih Aman: Jangan Panik!

Buntut Jatuhnya Pesawat F-15E & Black Hawk

Kemarahan Trump ini ditengarai merupakan respons atas keberhasilan pertahanan udara Iran menjatuhkan sejumlah armada tempur AS. Pentagon telah mengonfirmasi jatuhnya satu unit jet tempur F-15E.

Namun, pihak Iran mengeklaim kemenangan yang lebih besar. Melalui bukti foto, mereka menyatakan telah merontokkan:

  • 1 Pesawat Warthog (A-10).
  • 2 Helikopter Black Hawk.
  • 2 Unit pesawat angkut C-130.

Baca Juga: End of an Era! Mark Putuskan Tak Perpanjang Kontrak Eksklusif dengan SM Entertainment, NCT 127, dan NCT DREAM

Iran Tolak Gencatan Senjata Sementara

Di sisi lain, Teheran tetap pada pendiriannya. Pemerintah Iran secara tegas menolak usulan gencatan senjata jangka pendek yang ditawarkan AS.

Mereka hanya menginginkan pengakhiran perang secara permanen dengan jaminan hitam di atas putih bahwa Amerika Serikat tidak akan melakukan agresi di masa depan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rat Nugra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X