• Sabtu, 18 April 2026

Denmark dan Uni Eropa Murka Trump Mau Caplok Greenland, Ancam Bubarkan NATO

Photo Author
Rizki Adiputra, Konteks.co.id
- Rabu, 7 Januari 2026 | 08:30 WIB
Denmark dan Uni Eropa kecam ambisi Presiden AS, Donald Trump ingin mencaplok Greenland (Foto: Ilustrasi/Pexels)
Denmark dan Uni Eropa kecam ambisi Presiden AS, Donald Trump ingin mencaplok Greenland (Foto: Ilustrasi/Pexels)

KONTEKS.CO.ID - Sejumlah negara Eropa bereaksi keras setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengangkat wacana pencaplokan Greenland, sebuah wilayah otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark, beberapa hari setelah AS menggulingkan kepemimpinan Venezuela melalui operasi militer yang kontroversial.

Trump menyebut Greenland 'sangat strategis' bagi pertahanan AS dan Uni Eropa, serta mengisyaratkan perlunya wilayah tersebut menjadi bagian dari Amerika Serikat.

Pernyataan itu diungkapkan Trump dalam sebuah wawancara, yang langsung memicu kecaman luas dari negara-negara Eropa dan pemimpin Greenland.

Baca Juga: Pejabat Denmark Maki Presiden AS Donald Trump Perkara Greenland, Makiannya Kasar

Penolakan Tegas Denmark dan Uni Eropa

Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, menolak keras gagasan tersebut dan memperingatkan bahwa serangan militer terhadap negara anggota NATO, termasuk Greenland, akan mengakhiri aliansi pertahanan bersama tersebut.

"Jika Amerika Serikat memutuskan menyerang negara NATO lain secara militer, maka semuanya akan berhenti (bubar-red) termasuk NATO dan oleh karena itu keamanan pasca Perang Dunia Kedua,” tegas Frederiksen kepada jaringan televisi Denmark TV2, Selasa, 6 Januari 2026.

Frederiksen menegaskan bahwa AS tidak memiliki hak untuk mencaplok wilayah yang selama ini menjadi sekutu dekat.

Sementara itu Perdana Menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen, menyatakan bahwa ancaman pencaplokan tak pantas dilakukan antarnegara sahabat.

“Tidak ada lagi tekanan. Tidak ada lagi sindiran. Tidak ada lagi fantasi tentang aneksasi. Wilayah kami bukan untuk dijual,” katanya, seraya menegaskan keterbukaan untuk berdialog dengan AS melalui saluran yang sesuai dan menghormati hukum internasional.

Solidaritas Eropa Menguat

Respon serupa juga disampaikan oleh negara-negara Eropa lainnya. "Masa depan Greenland ditentukan oleh Kerajaan Denmark dan rakyat Greenland sendiri," tegas Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer.

Baca Juga: Trump Mengulangi Ancaman AS akan Mencaplok Greenland

Menteri Luar Negeri Jerman dan Prancis juga menekankan bahwa perbatasan dan kedaulatan negara tidak boleh diubah dengan paksaan, sekaligus menyatakan solidaritas penuh kepada Denmark.

Pemimpin negara Nordic lain seperti Norwegia, Finlandia, dan Swedia juga menyatakan bahwa keputusan mengenai Greenland harus berada di tangan Denmark dan Greenland.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rizki Adiputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X