• Sabtu, 18 April 2026

Simak! 9 Imbauan Penting Pemerintah Arab Saudi untuk Jemaah Haji Jelang Wukuf

Photo Author
Iqbal Marsya, Konteks.co.id
- Kamis, 29 Mei 2025 | 11:03 WIB
Puncak haji Wukuf di Arafah diprediksi akan didera suhu hingga 50 derajat Celcius.  (Foto: Kemenag)
Puncak haji Wukuf di Arafah diprediksi akan didera suhu hingga 50 derajat Celcius. (Foto: Kemenag)

KONTEKS.CO.ID - Menjelang puncak haji, Pemerintah Arab Saudi menyampaikan 9 (sembilan) imbauan kepada jemaah haji Indonesia selama pelaksanaan ibadah Arafah, Muzdalifah dan Mina.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Muchlis M Hanafi, mengatakan, imbauan ini berdasarkan rapat koordinasi antara Kementerian Haji Arab Saudi dan PPIH Arab Saudi dengan seluruh petugas kloter se-Indonesia secara langsung pada 29 Zulkaidah 1446 H.

Rapat dipimpin langsung Deputi Kerjasama Internasional Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Hassan Bin Yahya Al Manakhrah dan dihadiri juga oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief, dan Kepala Kantor Urusan Haji Arab Saudi.

Baca Juga: Profil Lengkap Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi: Karier Moncer Setelah Jadi Ajudan Jokowi

"Dalam pertemuan tersebut disampaikan imbauan penting yang wajib menjadi panduan seluruh jemaah haji Indonesia khususnya menjelang pergerakan Arafah Muzdalifah dan Mina," kata Muchlis.

Sembilan imbauan ini sendiri demi kelancaran ibadah jemaah haji, khususnya dari Indonesia.

9 Imbauan Pemerintah Arab Saudi

1. Larangan keluar tenda saat cuaca ekstrem
Jemaah dilarang keluar dari tenda Arafah dan Mina pada pukul 10.00 hingga 16.00 WAS karena suhu diperkirakan akan mencapai 50 derajat celsius. Ini untuk menjaga keselamatan dan kesehatan jemaah.

Baca Juga: Jadwal Singapore Open 2025 Hari Ini: Dipimpin Jonatan, 5 Wakil Indonesia Siap Tempur di Babak 16 Besar!

2. Kedisiplinan dalam pergerakan Armuzna
Jemaah harus mengikuti jadwal pergerakan resmi sesuai syarikahnya masing-masing. "Jemaah haji Indonesia dilarang bergerak sendiri-sendiri. Jangan keluar dari syarikah dan tidak sesuai penempatannya," katanya.

3. Larangan penyembelihan di luar program Adahi
Penyembelihan hewan al-hady/dam dan kurban hanya dapat dilakukan melalui program Adahi yang dikelola Kerajaan Arab Saudi. "Penyembelihan di luar program Adahi termasuk melalui calo atau tempat - tempat yang tidak berizin, itu dilarang keras," serunya.

4. Pengaturan jadwal melontar jumrah.
Pelaksanaan melontar jumrah harus sesuai jadwal resmi yang ditetapkan syarikah atau markaz layanan. "Jemaah dilarang melakukan pelontaran jumrah secara bebas dan individual," pintanya.

Baca Juga: Parah! Dokter Bedah Predator Seks Perkosa 229 Perempuan, Termasuk Keponakan yang Masih Anak-Anak

5. Kepemilikan dan penggunaan Kartu Nusuk
Seluruh jemaah wajib membawa dan menjaga Kartu Nusuk. Petugas diminta memastikan tidak ada jemaah yang kehilangan atau tak memiliki kartu tersebut. "Bahkan disampaikan, jangan sampai terjadi ada jemaah yang tidak bisa ke Masjidil Haram karena terkendala kartu nusuk," sambungnya.

6. Imbauan kesehatan jemaah
Jemaah diminta menjaga kesehatan dengan selalu memakai masker, menggunakan payung saat di luar tenda, mencuci tangan dan memakai hand sanitizer, mengkonsumsi makanan sehat dan cukup cairan

7. Saluran pengaduan layanan syarikah
Jika terdapat keluhan terkait listrik, air, AC, atau fasilitas lainnya, jemaah dapat menghubungi nomor pengaduan resmi 1966. Seluruh petugas diminta menyosialisasikan nomor ini kepada jemaah.

Baca Juga: Panduan Cara Unduh dan Cetak Sertifikat UTBK SNBT 2025

8. Kehadiran dan kontak petugas di tenda
Petugas kloter wajib hadir di tenda bersama jemaah dan nomor kontak mereka harus dapat diakses dengan mudah jika terjadi kondisi darurat

9. Keteladanan jemaah Indonesia
Jemaah Indonesia itu mewakili sekitar 25% dari total jemaah haji dunia. Karena itu, kita diharapkan tampil sebagai teladan dalam ketaatan terhadap aturan, disiplin, dan menjaga citra positif bangsa Indonesia di mata dunia

PPIH Arab Saudi akan memastikan seluruh poin imbauan tersebut ditindaklanjuti secara menyeluruh, baik oleh petugas maupun jemaah.

"Kami mohon dukungan penuh seluruh jemaah dan jajaran petugas haji," pungkasnya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X