2. Di sana, jenazah akan didandani dengan jubah merah dan dikenakan kasula putih.
Sementara cincin resmi kepausannya akan dihancurkan sebagai tanda berakhirnya masa kepemimpinannya.
3. Setelah masa berkabung dan penghormatan publik selesai, misa pemakaman akan digelar di Lapangan Santo Petrus.
Baca Juga: Profil Paus Fransiskus, Pope Francis yang Sederhana dan Sukses Reformasi Birokrasi Gereja
4. Upacara ini akan dipimpin oleh para kardinal dari seluruh dunia, dengan peti jenazah yang dipimpin salib prosesi menuju altar.
5. Mengikuti keinginan pribadinya, Paus Fransiskus akan dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore.
Sebelum peti dimakamkan, tradisi menyebutkan bahwa kain sutra putih akan diletakkan di wajah jenazah sebagai simbol perpisahan.
Serta dokumen berisi perjalanan hidup dan pencapaiannya akan disimpan di dalam peti.
Sementara proses bernama Papal Interregnum, periode antara meninggalnya seorang Paus dan terpilihnya Paus lainnya resmi dimulai ketika Paus Fransiskus meninggal.***
Artikel Terkait
Paus Fransiskus Dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore: Saya ingin Wafat di Roma
Mengenal Serikat Jesuit, Tempat Ordo Paus Fransiskus Berasal
Paus Fransiskus Wafat, Pertandingan Liga Italia Serie A Bisa Ditunda
Sempat Beri Ciuman, Menag Nasaruddin Umar Berduka Wafatnya Paus Fransiskus, Sampaikan Pesan untuk Umat Katolik Indonesia
Pemakaman Paus Fransiskus di Luar Vatikan dengan Peti Mati Kayu Berlapis Seng tanpa Catafalque
Vatikan Ungkap Permintaan Paus Fransiskus yang Ingin Pemakamannya Dilakukan Sederhana