• Sabtu, 18 April 2026

Dubes Jepang Ajak Pelajar dan Pekerja RI ke Negaranya di Tengah Viralnya Tagar Kabur Aja Dulu Viral

Photo Author
Alexander Sigit Atmaja, Konteks.co.id
- Minggu, 23 Februari 2025 | 15:15 WIB
foto kota di jepang (Tangkapan Layar Unsplash)
foto kota di jepang (Tangkapan Layar Unsplash)

KONTEKS.CO.ID - Belakangan ini, seruan dengan tagar Kabur Aja Dulu ramai diperbincangkan di media sosial Indonesia.

Tren ini mencerminkan keinginan sebagian masyarakat, khususnya anak muda, untuk mencari peluang kerja dan pendidikan di luar negeri, termasuk Jepang.

Menanggapi hal ini, Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, mengajak lebih banyak pelajar dan pekerja asal Indonesia untuk menetap di Negeri Sakura.

Baca Juga: Megawati Soekarnoputri Kabarnya Akan Buat Kejutan Besok Senin, Terkait Retret atau Kasus Hasto?

Peluang Studi dan Kerja di Jepang

Masaki menyatakan, Jepang membuka pintu bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi, bahkan jika mereka belum fasih berbahasa Jepang.

Saat ini, banyak universitas di Jepang sudah menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam berbagai program studi, sehingga kendala bahasa bisa diminimalkan.

"Mereka dapat belajar dan beradaptasi di Jepang, bahkan jika kemampuan bahasa Jepang mereka masih terbatas. Kami ingin melihat lebih banyak pelajar Indonesia di Jepang," ujar Masaki di sela-sela perayaan ulang tahun Kaisar Jepang Naruhito ke-65 di Jakarta, Sabtu 22 Februari 2025.

Selain pendidikan, Jepang juga terus membuka peluang bagi tenaga kerja terampil dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Baca Juga: Tamat, Link Nonton Streaming Study Group Episode 10, Sinopsis: Niat Bujuk Kepsek, Han Kyeong Malah Terjerumus Bahaya

Masaki menekankan bahwa pekerja Indonesia dikenal sebagai tenaga kerja keras di berbagai sektor, seperti layanan medis, manufaktur, pertanian, perikanan, dan jasa.

"Mereka sangat dihargai oleh orang Jepang. Jadi, misi saya adalah meningkatkan jumlah orang seperti itu," katanya.

Daya Tarik dan Tantangan Kerja di Jepang

Jepang memiliki daya tarik tersendiri bagi tenaga kerja asing, terutama karena standar gaji yang kompetitif, sistem kerja yang disiplin, serta fasilitas sosial yang memadai.

Baca Juga: Sinopsis Study Group Episode 9, Han Wul Menyebarkan Berita Palsu

Namun, Masaki juga mengingatkan bahwa pekerja asing di Jepang tetap diharuskan memahami bahasa Jepang, meskipun tidak harus fasih.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lopi Kasim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X