Operasi ini juga terhubung dengan sebuah marketplace daring bernama “W3LLSTORE” yang menjadi tempat jual beli akun hasil peretasan.
Baca Juga: Prestasi Internasional Mahasiswa UGM di Bidang Antariksa Tak Boleh Berhenti di Kompetisi
Dalam kurun waktu 2019 hingga 2023, platform tersebut dilaporkan memfasilitasi penjualan lebih dari 25 ribu akun yang telah diretas.
Pengungkapan ini menjadi salah satu langkah besar dalam memerangi kejahatan siber global.
Hal itu sekaligus peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap praktik phishing yang semakin canggih dan terorganisir.***
Artikel Terkait
FBI Rilis Foto Terduga Penembak Charlie Kirk, Minta Bantuan Netizen Cari Pelaku dengan Hadiah Rp1,6 M
FBI Buru Tyler Robinson, Pemuda yang Dituduh Membunuh Charlie Kirk
Waspada! FBI Ungkap Modus Penipuan Baru di WhatsApp Lewat Share Screen, Sudah Makan Korban di Indonesia
FBI Bela Kash Patel Soal Pakai Jet Pribadi Rp960 M untuk Kencani Alexis Wilkins: Tak Ada Skandal