Menurut Lukman, pesawat hilang kontak terjadi di luar area bandara. Sementara, operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin tetap berjalan normal.
Kekiniian, tim SAR Gabungan bersama TNI Angkatan Udara, Basarnas, dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi masih berusaha melakukan pencarian korban.
Baca Juga: Pengakuan Noel Ebenezer: 1 Partai dan 1 Ormas Terlibat Permainan Korupsi Sertifikat K3
TNI AU juga telah mengerahkan pesawat tanpa awak sejak pukul 06.15 WITA. Pencarian udara dilanjutkan dengan helikopter TNI AU.
"Hingga saat ini, proses evakuasi masih terus dilaksanakan oleh Basarnas bersama unsur gabungan TNI/Polri serta dukungan masyarakat setempat,” ujar Lukman.
“Basarnas juga telah mendirikan Posko Topo Bulu yang berjarak sekitar 4,6 kilometer dari lokasi kecelakaan,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Satu Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung
Tim SAR Temukan Korban Pesawat ATR 42-500 di Jurang Gunung Bulusaraung
Fakta dan Spesifikasi ATR 42-500, Pesawat Turboprop yang Jatuh di Bulusaraung
Menanti Mukjizat untuk Olen, Pramugari Cantik Korban Pesawat ATR 42-500 yang Berencana Mau Menikah
Evakuasi Korban Pesawat ATR di Bulusaraung Mengandalkan Jalur Ekstrem Warga