• Sabtu, 18 April 2026

Duh, Pemerintah Baru Sadar Penyaluran Bansos Senilai Rp17 Triliun Selama Ini Salah Sasaran!

Photo Author
Iqbal Marsya, Konteks.co.id
- Minggu, 21 September 2025 | 16:33 WIB
Pemerintah baru menyadari penyaluran bantuan sosial atau bansos kepada masyarakat penerima selama ini banyak yang salah sasaran. (IG.com Badan Komunikasi Pemerintah)
Pemerintah baru menyadari penyaluran bantuan sosial atau bansos kepada masyarakat penerima selama ini banyak yang salah sasaran. (IG.com Badan Komunikasi Pemerintah)

KONTEKS.CO.IDPemerintah akhirnya sadar ada banyak penyaluran bantuan sosial atau bansos kepada masyarakat penerima selama ini yang belum tepat sasaran.

Pengakuan ini merujuk unggahan akun Instagram resmi Badan Komunikasi Pemerintah, terlihat Minggu 21 September 2025.

Penyaluran bansos yang belum tepat sasaran membuat anggaran uang negara belasan triliun rupiah tak sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga: Deretan Istri-istri Bung Karno, Ada yang Paling Setia dan Menolak Diceraikan Hingga Bunuh Diri karena Cemburu

Badan Komunikasi Pemerintah memperkirakan ada 45% bansos PKH dan sembako yang diberikan secara tidak tepat sasaran. Nilainya tembus Rp14 triliun hingga Rp17 triliun.

Temuan data salah itu pemerintah dapatkan setelah BPS melakukan pemutakhiran data kemiskinan melalui Data Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Tercatat ada 616.367 keluarga penerima manfaat bantuan PKH yang sebenarnya tidak layak menerima bantuan itu lagi.

Baca Juga: Kakorlantas Bekulan Penggunaan Sirene dan Rotator, Kecuali untuk Satu Hal Ini

Sedagkan untuk program bantuan sembako ada sekitar 1.286.066 keluarga penerima manfaat yang sebenarnya tak layak menerima bantuan dari pemerintah.

Dari unggahan yang sama, Presiden Prabowo Subianto menggarisbawahi pentingnya pemanfaatan teknologi digital guna mendukung pengentasan kemiskinan. Misalnya, untuk membuat penyaluran bantuan jauh lebih tepat sasaran kepada warga yang berhak.

"Masih banyaknya penyaluran bansos yang tidak tepat sasaran menjadi alasan utama pemerintah untuk segera membenahi sistem yang ada," kata Badan Komunikasi Pemerintah dalam publikasi unggahannya.

Baca Juga: Jokowi Perintahkan Relawan Loyalisnya Amankan Prabowo-Gibran Dua Periode

Menurut Badan Komunikasi Pemerintah, proyek uji coba digitalisasi perlindungan sosial bakal dimulai di wilayah Pemkab Banyuwangi.

Ini menjadi langkah awal bagi pemerintah guna memastikan setiap bantuan sosial disalurkan secara tepat sasaran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X