Fasilitas yang mengalami kerusakan berat membutuhkan waktu pengerjaan lebih lama dibandingkan yang rusak ringan.
Menurutnya, perbaikan fasilitas dengan kerusakan berat bisa memakan waktu hingga 6 bulan. Sedangkan untuk kerusakan sedang, target waktu yang dibutuhkan sekitar 3 hingga 4 bulan.
Sementara, fasilitas yang mengalami kerusakan ringan ditargetkan rampung dalam hitungan hari.
Baca Juga: Kutuk Penembakan Diego Zidan Maulana, Tim Advokasi Alumni Unija Desak Komnas HAM Bentuk TPF
"Kalau ringan tuh kita targetkan kurang dari satu minggu harus sudah selesai. Kayak cuma kaca-kaca rusak, itu maksimum tujuh hari,” kata Dody.
Disebutkan Dody, perbaikan fasilitas publik diutamakan yang paling vital agar layanan masyarakat tidak terganggu terlalu lama. Beberapa proyek perbaikan sudah mulai berjalan di lapangan.
Diharapkan, masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Perbaikan ini dinilai menjadi langkah penting agar fasilitas publik kembali bisa dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat.***
Artikel Terkait
Demo 28 Agustus 2025 Bikin Kode 1312 Meledak Lagi, Begini Arti dan Sejarah ACAB di Baliknya
Profesor R alias RAP Bikin Tutorial Bom Molotov dan Janji Rp62.500 bagi Pelajar yang Ikut Aksi Demo DPR
Reyhan alias Profesor R: Usianya Masih di Bawah Umur, Diduga Otak Bom Molotov, Koordinator Aksi Rusuh Demo Jakarta
Polisi Bongkar Cara Kerja Admin Medsos Hasut Pelajar hingga Rakit Bom Molotov saat Demo
Demo 3 September 2025: Jangan Melintas di Depan Gedung DPR, Ada Aktivis Desak Prabowo Setop Kekerasan