• Sabtu, 18 April 2026

Rumahnya Dijarah, Sri Mulyani: Minggu Kelabu Akhir Agustus  

Photo Author
Lopi Kasim, Konteks.co.id
- Rabu, 3 September 2025 | 11:08 WIB
Menteri Keuangan terkait penjarahan yang dilakukan massa di rumahnya (Foto: Instagram.com/@smindrawati)
Menteri Keuangan terkait penjarahan yang dilakukan massa di rumahnya (Foto: Instagram.com/@smindrawati)

"Lukisan itu raib, seperti lenyapnya rasa aman, kepastian hukum, dan rasa perikemanusiaan yang adil dan beradab di bumi Indonesia,” ungkap Sri Mulyani.

Tokoh kelahiran Bandar Lampung itu menilai, penjarahan yang dilakukan oknum demo lalu diviralkan di media sosial hanya memperburuk suasana.

"Liputan penjarahan dimuat dan diviralkan secara sensasional. Hilang hukum, hilang akal sehat, hilang peradaban,” ujar Sri Mulyani.

Baca Juga: Tetap Terbang ke China, Prabowo Dijadwalkan Pulang Rabu Malam

Wanita berusia 63 tahun itu lantas mengingatkan, ada yang lebih menyedihkan dari kehilangan benda pribadi, yakni korban jiwa.

"Minggu kelabu akhir Agustus itu, ada korban yang jauh lebih berharga dibanding sekadar lukisan saya, yaitu korban jiwa manusia yang melayang dan tak tergantikan,” tutur Sri Mulyani.

“Yang ada hanya hilangnya akal sehat, rusaknya harapan, dan runtuhnya fondasi berbangsa dan bernegara kita,” imbuhnya.

Baca Juga: Bikin Rakyat Murka, Fraksi PAN DPR Akhirnya Ajukan Penghentian Gaji-Tunjangan Eko Patrio dan Uya Kuya

Eks Direktur Pelaksana Bank Dunia itu berpesan agar masyarakat Indonesia turut saling menjaga lingkungan sekitarnya.

"Indonesia adalah rumah kita bersama. Jangan biarkan dan jangan menyerah pada kekuatan yang merusak itu,” pinta Sri Mulyani.

“Mari jaga dan terus perbaiki Indonesia bersama, tanpa lelah, tanpa amarah, tanpa keluh kesah, serta tanpa putus asa,” pungkasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lopi Kasim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X