• Sabtu, 18 April 2026

Wamenaker Kena OTT, Mahfud MD: KPK Mulai Lepas dari Belenggu Politik dan Tunjukkan Taring!

Photo Author
Rizki Adiputra, Konteks.co.id
- Jumat, 22 Agustus 2025 | 08:19 WIB
Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD (Foto: X/@mohmahfudmd)
Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD (Foto: X/@mohmahfudmd)

KONTEKS.CO.ID - Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel turut menjadi perhatian mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD.

Mahfud memandang, lembaga antirsuah itu sudah kembali menunjukkan tajinya dalam memberantas praktik korupsi.

"Dalam beberapa bulan terakhir KPK sudah mulai bisa terlepas dari belenggu politik tertentu dan menunjukkan taringnya. Kita apresiasi, maju terus pantang mundur KPK," puji Mahfud dalam unggahan di akun X, @mohmahfudmd, Kamis, 21 Agustus 2025.

Baca Juga: Mengingat Kembali Omongan Wamenaker Noel soal Koruptor, dari Copet hingga Hukuman Mati

Selain itu mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu juga memuji konsistensi Presiden Prabowo Subianto yang tidak pandang bulu dalam penegakan hukum.

"Presiden Prabowo juga konsisten, tak melindungi pejabat meskipun dia anggota partainya. Lanjutkan Pak Presiden, buka pintu dan dorong KPK untuk memburu pejabat korup agar kembali disegani," paparnya.

Unggahan Mahfud MD soal OTT Wamenaker, Immanuel Ebenezer alias Noel (Foto: X/@mohmahfudmd)

Lebih lanjut dirinya juga mengapresiasi langkah KPK seraya berharap lembaga tersebut terus bergerak maju dalam memburu koruptor, namun tidak melulu hanya mengandalkan OTT.

"KPK perlu mengkonstruksi kasus yang banyak dilakukan oleh para pejabat. Tidak harus selalu OTT. Bravo KPK," demikian Mahfud.

Baca Juga: Wamenaker Immanuel Ebenezer Tak Akan Dapat Perlindungan dari Presiden Prabowo

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Noel dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta pada Rabu malam, 20 Agustus 2025.

Dalam OTT tersebut, KPK menyita sejumlah uang, puluhan mobil, dan dua motor mewah merek Ducati, serta menyegel satu ruangan di kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

OTT KPK kali ini, terkait kasus pemerasan terhadap sejumlah perusahaan dalam pengurusan sertifikat K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di Kemnaker.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rizki Adiputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X