• Sabtu, 18 April 2026

Gibran Klarifikasi Isu Hoaks soal IKN: Bukan Babat Hutan, Justru Kembangkan Persemaian Bibit

Photo Author
Saiful Rachman, Konteks.co.id
- Kamis, 24 Juli 2025 | 19:55 WIB
Gibran tegaskan Ibu Kota Nusantara (IKN) tak gusur hutan (Foto: tangkapan layar YouTube.com Wakil Presiden RI))
Gibran tegaskan Ibu Kota Nusantara (IKN) tak gusur hutan (Foto: tangkapan layar YouTube.com Wakil Presiden RI))

KONTEKS.CO.ID - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menanggapi maraknya informasi tidak benar atau hoaks terkait pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Salah satu isu yang sering muncul adalah tuduhan bahwa proyek IKN telah merusak hutan.

Dalam sambutannya di acara Green Impact Festival 2025 yang digelar di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (24/7/2025), Gibran membantah kabar bahwa IKN dibangun dengan menggunduli hutan alami.

Baca Juga: Menanda Putra Duta: Lulusan Terbaik AAL 2025 Pertama dari Keturunan Tionghoa

"Selama ini banyak hoaks soal IKN. Katanya bangun istana di tengah hutan, menebangi pohon, padahal kenyataannya tidak seperti itu," ujar Gibran."

"Ia menjelaskan bahwa kawasan yang digunakan merupakan hutan produksi eukaliptus, yang memang secara rutin ditebang setiap enam hingga tujuh tahun.

Lebih lanjut, Gibran menegaskan bahwa pembangunan IKN justru dibarengi dengan upaya pelestarian lingkungan.

Salah satunya adalah dengan membangun persemaian bibit tanaman dalam skala besar.

Baca Juga: KPK Sebut Pembelian Mesin EDC BRI Lewat 'Calo' alias Pihak Ketiga: Harga Otomatis Meroket!

"Di sana kami bangun persemaian untuk bibit pohon dengan kapasitas 15 juta bibit per tahun," jelasnya.

Selain di IKN, persemaian serupa juga dibangun di daerah lain seperti Jawa Barat. Total kapasitas nasional mencapai 83 juta bibit per tahun.

Gibran juga menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen mengembalikan kawasan IKN menjadi hutan heterogen, dengan menanam berbagai pohon endemik khas Kalimantan seperti ulin, meranti, dan tengkawang.

Baca Juga: Tersangka Korupsi Dana BLUD Puskesmas Mojokerto Rp5 Miliar Ternyata Dosen Universitas Brawijaya

"Inilah bukti bahwa pembangunan IKN tetap memperhatikan aspek keberlanjutan dan keanekaragaman hayati. Prosesnya sudah berada di jalur yang benar," tegas Gibran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X