“Dulu ada plesetan, waktu Orde Baru juga dibentuk KUD, tapi akhirnya diplesetin, KUD singkatan Ketua Untung Duluan. Dan ini tidak boleh terjadi,” ujar Prabowo.
Ia kemudian berbagi pengalamannya membentuk koperasi di lingkungan militer, di mana praktik penyimpangan sempat marak.
Presiden menyoroti pentingnya integritas pengelola koperasi agar benar-benar berpihak pada kesejahteraan anggotanya.
Baca Juga: BYD Atto 1 Resmi Diluncurkan di GIIAS 2025, Harga Mulai Rp190 Jutaan!
"Dulu saya lihat sendiri, ketua koperasi punya tiga mobil mewah, tapi anggotanya tidak sejahtera. Sekarang saya yakin, di bawah Panglima TNI sudah tidak seperti itu ya Pak Subiyanto? Sudah nggak ada kan di TNI?" katanya, yang disambut tawa hadirin.
Dengan gerakan koperasi yang bersih, profesional, dan berpihak pada rakyat, pemerintah berharap koperasi dapat kembali menjadi tulang punggung perekonomian nasional, khususnya dalam membangun keadilan sosial dan kemandirian ekonomi desa.***
Artikel Terkait
Kemenkumham Pacu Legalisasi Koperasi Desa, Target 80 Ribu Unit Lewat Sistem Online
Benarkah Gaji Pengawas Koperasi Desa Rp15 Juta per Bulan? Ternyata Begini Faktanya
Kapan Lowongan Koperasi Desa Merah Putih Dibuka? Ini Fakta dan Bocorannya
Bagian Asta Cita Pemerintah, BRI Dukung Penuh Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih dengan Pemberdayaan dan Layanan AgenBRILink
Cara Daftar untuk Mendirikan Koperasi Desa Merah Putih