Dia menyebut, Arab Saudi kini pendekatannya sangat bisnis, dengan konsultan dari Amerika.
"Ini betul-betul memanfaatkan potensi geografis Saudi Arabia,” ucapnya.
Di sisi lain, Menag menyinggung rencana modernisasi fasilitas ibadah di Tanah Suci seperti pembangunan Mina menjadi delapan lantai, pelebaran area Kabah, dan pengurangan bukit di sekitarnya.
Baca Juga: Ini Susunan Komisaris Pertamina Hulu, Denny JA Jadi Komut dan Wamen Stella Komisaris
"Kami dapat informasi bahwa Mina akan dibangun delapan lantai, tidak pakai tenda lagi. Jalan layang juga akan ditambah. Ini membuka kemungkinan baru dalam pelayanan haji,” katanya.
Dia pun berharap dengan sistem baru ini akses terhadap ibadah haji dan umrah bisa semakin inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, baik kaya maupun miskin, di dalam dan luar negeri.
“Peluangnya terbuka luas,” demikian Menag Nasarudin Umar.***
Artikel Terkait
Perumahan Haji dan Bandara Taibah Ikut Jadi Fokus Kerja Sama Saudi dan Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Ungkap Respons Pangeran MBS Soal Kampung Haji di Arab Saudi
Kantongi Restu Pangeran Mohammed bin Salman, Menag Yakin Kampung Haji Indonesia Segera Dibangun di Arab Saudi
Biodata Liana Saputri Anak Haji Isam, Usia 26 Tahun Bisa Beli Saham KFC Rp54,44 M dan Punya Harta Rp2 T
Menag Nasaruddin Umar: Arab Saudi Kemungkinan Tak Lagi Batasi Kuota Haji, Daftar Tunggu Makin Pendek