Intervensi mereka bukan sekadar saran kebijakan, tapi terindikasi jadi bagian dari skema pengondisian sejak awal. Ini bukan sekadar korupsi teknis, tapi skandal sistemik yang melibatkan kekuasaan informal demi keuntungan kelompok tertentu.
Respons Nadiem Makarim Soal Stafsus
Sementara itu, pengacara Nadiem, Hotman Paris Hutapea menegaskan bahwa kliennya tidak berkaitan fengan pemeriksaan mantan Fions Cs.
Baca Juga: Langsung Ludes, Tiket VIP Konser BLACKPINK 2025 di Jakarta Laku Keras, Harga Rp4 Jutaan
"Kalau itu kami jawab bahwa sepanjang menyangkut staf khusus itu tidak ada kaitannya langsung dengan Pak Nadiem, dan tidak ada komunikasi," ujar Hotman di The Dharmawangsa Jakarta pada Selasa, 10 Juni 2025.
Hotman menekankan, Nadiem tidak pernah memberi perintah kepada stafsus mengenai proyek itu. Pasalnya, pengadaan program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek memiliki timnya sendiri.
“Kalau mengenai stafsus itu kan ada panitianya resmi. Tidak ada kaitan ke sana [dengan Nadiem]. Tidak ada,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Alasan Hotman Paris Ngotot Bantu Nadiem Makarim dalam Kasus Dugaan Korupsi Laptop Chromebook
Peran Jurist Tan dan Fiona, Eks Stafsus Nadiem Terkait Kasus Korupsi Laptop Chromebook
Nadiem Makarim Terkejut Proyek Laptop Chromebook Terindikasi Korupsi: Dari Awal Dikawal Jamdatun Kejagung Kok
Hotman Paris Jadi Jaminan Nadiem Makarim hingga Penyidikan Kasus Korupsi Laptop Chromebook Tuntas: Saya Siap