• Sabtu, 18 April 2026

Ganjar Sebut Pembekalan PDIP ke Kepala Daerah Soroti UMKM, Konektivitas Daerah, dan Reformasi Birokrasi

Photo Author
Alexander Sigit Atmaja, Konteks.co.id
- Minggu, 18 Mei 2025 | 21:23 WIB
Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo pada momen bersama Ketum Megawati Soekarnoputri. (Dok PDIP)
Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo pada momen bersama Ketum Megawati Soekarnoputri. (Dok PDIP)

KONTEKS.CO.ID - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar agenda pembekalan bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah yang terpilih dalam Pilkada 2024.

Acara ini berlangsung di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, sejak Jumat, 16 Mei 2025, dan ditutup pada Ahad, 18 Mei 2025.

Ketua DPP PDIP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah Ganjar Pranowo menjelaskan bahwa agenda ini bertujuan untuk menyeragamkan pemahaman para kepala daerah terkait visi, misi, dan agenda strategis partai, sekaligus sebagai upaya konsolidasi politik pasca-kemenangan.

Baca Juga: Damri Targetkan 200 Bus Listrik Tambahan di 2025, Dukung Emisi Nol Karbon

“Para kepala daerah ini punya janji politik yang harus ditunaikan. Maka pembekalan ini jadi wadah untuk merumuskan tantangan dan strategi ke depan,” kata Ganjar dalam keterangannya.

Tiga Topik Utama PDIP

Ganjar memaparkan bahwa hasil pembekalan mengerucut pada tiga tema utama:

  • Pengembangan potensi daerah, khususnya di sektor pertanian, perdagangan, pariwisata, dan logistik.
  • Perbaikan tata kelola pemerintahan, termasuk pemanfaatan digitalisasi layanan dan reformasi birokrasi.
  • Implementasi nilai-nilai khas PDIP, seperti pendidikan gratis dan pemberdayaan masyarakat kecil.

“Tiga agenda ini punya tantangan dan pembelajaran tersendiri dari pengalaman masing-masing kepala daerah,” ujar mantan Gubernur Jawa Tengah itu.

Baca Juga: Telkom Proses Pemecatan 3 Pejabatnya Terkait Perkara Proyek Fiktif Rp431 Miliar

Tekankan Pembangunan Ekonomi dan Konektivitas Daerah

Dalam sesi diskusi, Ganjar menyampaikan bahwa banyak kepala daerah menyoroti keterbatasan kapasitas fiskal, alokasi DAK dan DAU, serta tantangan konektivitas antarwilayah.

Ia menekankan pentingnya strategi untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan meningkatkan kerja sama antardaerah.

“Kami bahas juga soal branding daerah dan bagaimana membangun daya saing, baik lewat UMKM, pariwisata, maupun industri lokal,” katanya.

Baca Juga: Bahlil Temui Sri Sultan dan Resmikan Pembangunan Asrama Muhammadiyah di Yogyakarta

Layanan Publik dan Pendidikan Gratis

Dari sisi pelayanan publik, PDIP menekankan perlunya digitalisasi layanan dan reformasi birokrasi agar akses masyarakat terhadap layanan pemerintah semakin mudah dan efisien. Selain itu, Ganjar juga menyoroti pentingnya program pendidikan yang inklusif.

Ia mencontohkan model pendidikan gratis di Surabaya dan Semarang, termasuk dukungan terhadap sekolah swasta yang menerima siswa dari kalangan tidak mampu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X