MAM terpilih dalam Musda IX yang digelar pada 22 November hingga 1 Desember 2021 di Jakarta Utara. Secara konstitusional, dia mampu mengalahkan empat kandidat lain.
Pengaruh MAM bahkan terjadi hingga di dunia maya. Tapi hal itu yang kemudian menyeretnya ke pusaran hukum. Dampak dari memanipulasi opini publik untuk membelokkan arah penyidikan aparat penegak hukum.
Penangkapan MAM bisa saja membongkar tabir gelap relasi antara gerakan mahasiswa, aktivisme digital, dan proyek opini bayaran. Kita tunggu bagaimana Kejaksaan Agung mengungkap hal ini.***
Artikel Terkait
KAMAKSI Desak Kejagung RI Periksa dan Tangkap Ronny Bara Atas Dugaan TPPU Kasus Zarof Ricar
Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Proyek Satelit di Kemhan, Ada Jenderal Bintang Dua
Terima Hampir Rp1 Miliar, Bos Cyber Army Jadi Tersangka Kasus Perintangan Penanganan Kasus Korupsi Kejagung
Kejagung Belum Tahan 2 Tersangka Korupsi Satelit di Kemhan, Ada Eks Pejabat dan WN Hungaria
Skandal Dugaan Pengadaan Satelit di Kemhan, Kejagung Bongkar Negara Rugi Rp353 Miliar