• Sabtu, 18 April 2026

Dari Susannah ke Epic Fury, Ketika AS dan Israel Gemar Melakukan Operasi Militer di Timur Tengah

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Sabtu, 18 April 2026 | 11:24 WIB
Menteri Pertahanan Pinchas Lavon, kiri, dan Kepala IDF Moshe Dayan, dengan Shimon Peres di latar belakang, pada 8 Februari 1953. (GPO)
Menteri Pertahanan Pinchas Lavon, kiri, dan Kepala IDF Moshe Dayan, dengan Shimon Peres di latar belakang, pada 8 Februari 1953. (GPO)

Meski pusat pertahanan Iran berada dalam status siaga tinggi, rudal jarak jauh ini mampu menjangkau target kecil dari jarak lebih dari 1.000 kilometer tanpa terdeteksi.

Tewasnya Ayatollah Ali Khamenei menandai pergeseran drastis doktrin militer Israel yang kini secara terbuka menargetkan kepala negara.

Baca Juga: Hari Peringatan Korban Perang Kimia, Beragam Senjata Pemusnah Massal Mengerikan Zaman Kuno Hingga Modern

Meski pusat pengambilan keputusan berhasil dilumpuhkan, dunia internasional kini menyoroti konsekuensi strategis jangka panjang.

Terbukti Iran tidak mudah ditaklukkan, bahkan hingga sekarang. Dan, perang ini pun belum bisa diprediksi kapan akan selesai.

Makna Susannah dan Epic Fury

Susannah adalah nama pemberian perempuan dengan akar sejarah dan keagamaan yang kaya. Nama ini berasal dari nama Ibrani Shoshannah yang berarti bunga lili atau mawar.

Bunga lili sering dikaitkan dengan kemurnian, kecantikan, dan kepolosan, yang berkontribusi pada konotasi positif nama tersebut.

Susannah muncul dalam Apokrifa Perjanjian Lama sebagai pahlawan wanita yang berbudi luhur dalam Kitab Susanna.

Baca Juga: Gatot Soebroto, Sang Penyelamat Karier Militer 'Monyet' Soeharto Akibat Kasus Beras

Nama ini telah digunakan dalam berbagai bentuk di berbagai budaya dan bahasa, mempertahankan esensi yang elegan dan lembut. Nama-nama terkait termasuk Susan, Suzanne, Zuzanna, dan Shoshana.

Susannah paling populer di negara-negara berikut: Inggris Raya, Amerika Serikat, Kanada, Afrika Selatan, Belanda.

Lantas bagaimana dengan Epic Fury?

Baca Juga: Ledakan SMAN 72, Natural Selection, dan Ide Kekerasan Tanpa Motif yang Menular dari Eric Harris dan Dylan Klebold

Penamaan Operasi Epic Fury dalam serangan militer AS terhadap Iran bukanlah sekadar rangkaian kata yang muncul begitu saja.

Di balik nama itu tersimpan makna simbolis yang diyakini mampu membangkitkan semangat dan mentalitas seorang pejuang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jimmy Radjah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X