• Sabtu, 18 April 2026

Menko Airlangga: AS Secara Prinsip Sudah Bebaskan Produk Sawit hingga Karet dari Tarif Impor

Photo Author
Lopi Kasim, Konteks.co.id
- Rabu, 27 Agustus 2025 | 15:23 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebut AS secara prinsip sudah sepakat bebaskan bea masuk produk kakao hingga karet  (menpan.go.id)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebut AS secara prinsip sudah sepakat bebaskan bea masuk produk kakao hingga karet (menpan.go.id)

Dalam proses negosiasi, Indonesia juga menawarkan investasi besar di AS.

RI siap membeli minyak mentah, LPG, pesawat, hingga produk pertanian dari Negeri Paman Sam.

Menurut penilaian Airlangga, kemajuan negosiasi dengan AS serta langkah Indonesia dalam perundingan perdagangan bebas dengan Uni Eropa akan memperkuat kepercayaan investor global.

Baca Juga: Siap Tempur di Pasar Ponsel Harga 1 Jutaan, yuk Bongkar Fitur Menggoda Samsung Galaxy A07

"Mereka membawa persepsi optimis dari pasar global karena sebagian besar investor mencari kepastian, dan Indonesia adalah salah satu negara yang memberikan kepastian global,” ujarnya.

Diketahui, pemerintah menargetkan kesepakatan ini bisa membantu mencapai proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen pada 2026.

Terpisah, menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso pernah menyampaikan target agar negosiasi tarif dengan AS selesai sebelum 1 September 2025.

Baca Juga: Polemik Produk Arc'teryx, Toko di Bali dan Jakarta Disebut Tak Punya Garansi Resmi Pemegang Merek

"Mudah-mudahan sebelum 1 September sudah selesai,” kata Budi dalam konferensi pers di Jakarta, pada Senin, 4 Agustus 2025 lalu.

Dikatakan Budi, pemerintah fokus untuk mendorong pengurangan tarif terhadap komoditas yang tidak diproduksi oleh AS.

Dia juga menegaskan meski dikenakan tarif 19 persen, posisi Indonesia masih lebih kompetitif dibandingkan negara lain.

“Kalau kita lihat, tarif resiprokal 19 persen itu cukup bagus di kawasan Asean. Bahkan lebih kecil dari beberapa negara seperti Malaysia, Filipina, dan Thailand,” tandasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lopi Kasim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X