• Sabtu, 18 April 2026

Wow, Kopi Nusantara Raih Potensi Transaksi Rp123 Miliar di Pameran Jenewa

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Rabu, 16 Juli 2025 | 15:55 WIB
Kopi Nusantara dalam pameran di Jenewa. (Istimewa)
Kopi Nusantara dalam pameran di Jenewa. (Istimewa)

KONTEKS.CO.ID - Kementerian Perdagangan Republik Indonesia melalui Atase Perdagangan di Perwakilan Tetap RI (PTRI) di Jenewa melaporkan bahwa Kopi Nusantara berhasil mencatatkan potensi transaksi senilai USD7,61 juta atau sekitar Rp123 miliar dalam ajang Geneva World of Coffee (WoC).

Atase Perdagangan PTRI Jenewa, Aritta Gracia Girsang, menyampaikan bahwa cita rasa kopi Indonesia telah lama dikenal luas oleh konsumen Eropa, khususnya di Swiss yang menjadi salah satu pusat perdagangan kopi utama di kawasan tersebut.

“Negara ini merupakan salah satu importir terbesar green bean sekaligus eksportir kopi sangrai terbesar di Eropa,” ujarnya dalam keterangan tertulis dari Jakarta, Rabu 16 Juli 2025.

Dalam pameran tersebut, Paviliun Indonesia menampilkan 10 pelaku usaha kopi asal Indonesia. Lima di antaranya dikurasi oleh Direktorat Pengembangan Ekspor Produk Primer Kementerian Perdagangan.

Baca Juga: Program BNI Xpora Sukses Antar UMKM Kopi Frinsa Ekspor ke Pasar Global: USD1 Juta!

Sementara lima lainnya dipilih langsung oleh Atase Perdagangan Jenewa dari para inovator dan pengusaha kopi yang berbasis di Swiss maupun berbagai negara di Eropa.

Aritta menjelaskan, kurasi tersebut efektif menunjukkan kualitas produsen kopi terbaik dari Indonesia sekaligus menghadirkan ragam produk kopi olahan inovatif yang siap diekspor.

Menurutnya, langkah ini menjadi terobosan penting dalam upaya promosi jangka panjang industri kopi Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, ekspor kopi Indonesia ke Swiss dan Eropa menunjukkan tren pertumbuhan positif.

Baca Juga: Kenapa Cokelat Bisa Jadi Identitas Baru Indonesia Setelah Kopi?

Pada periode Januari hingga Mei 2025, ekspor kopi Indonesia ke Swiss tercatat mencapai USD6,9 miliar.

Angka ini melonjak 267 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar USD1,9 miliar.

Peningkatan tersebut mencerminkan tingginya permintaan dari importir Eropa terhadap kopi spesialti, organik, dan yang diperdagangkan secara berkelanjutan, kategori yang menjadi kekuatan utama kopi asal Indonesia.

Baca Juga: Memahami Pasar Kopi Dunia, Indonesia adalah Pemain Besar Robusta

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X