Janji Sejahterakan Petani dan Kurangi Kemiskinan
Selain fokus pada ketahanan pangan, Prabowo juga menyatakan bahwa pemerintahannya akan menurunkan angka kemiskinan dan menghapus kelaparan. Ia mengajak seluruh elemen bangsa menjaga semangat optimisme.
Baca Juga: 17 Anak Muda Indonesia Masuk Daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2025, Siapa Saja?
“Masa depan kita cerah. Walaupun ada yang ingin menggambarkan seolah masa depan Indonesia suram, kita tetap kuat jika punya pemerintah yang bersih dan bebas korupsi,” katanya.
Catatan Pengamat: Perlu Bukti Konkret
Beberapa pengamat menilai klaim swasembada pangan perlu dibuktikan secara transparan. Ekonom pertanian dari INDEF, misalnya, mengingatkan bahwa swasembada pangan bukan hanya soal produksi, tapi juga distribusi dan keterjangkauan harga bagi masyarakat.
“Klaim produksi tertinggi bagus sebagai semangat, tapi harus didukung data lapangan. Kalau produksi naik tapi harga masih tinggi atau petani tetap merugi, swasembada itu semu,” ujar peneliti INDEF dalam wawancara terpisah.***
Artikel Terkait
Ekonomi di Rezim Orba: Cuan Tipis di Freeport, Swasembada Tapi Impor, Mobnas Gagal, KKN Merajalela
Percepatan Swasembada Gula, Pemerintah Identifikasi 2 Juta Hektare Lahan di Papua Selatan
Prabowo Hapus Kuota Impor, Bagaimana Nasib Swasembada Pangan
Setop Impor, Presiden Prabowo Ungkap Sumber Energi Baru Indonesia dan Targetkan Swasembada BBM
Swasembada Energi dan Pangan: Visi Strategis Prabowo untuk Indonesia Mandiri