"Terlalu banyak orang menderita hari ini, terlalu banyak orang tak bersalah terbunuh. Seseorang harus berdiri dan mengatakan ada jalan yang lebih baik," tambahnya lagi.
Jarang Terjadi, Dunia Vatikan Heboh
Para pakar hubungan internasional menyebut serangan terbuka presiden AS terhadap Paus adalah kejadian yang sangat langka dan berisiko tinggi.
Meski begitu, sejumlah tokoh Gereja mulai pasang badan. Uskup Agung Paul S. Coakley mengingatkan bahwa Paus adalah kompas moral dunia, bukan lawan tanding politik di panggung pemilu.
Ketegangan ini seolah mengulang sejarah saat Paus Fransiskus juga kerap beradu argumen dengan Trump soal isu tembok perbatasan.
Bedanya, kali ini Paus Leo XIV membawa narasi yang lebih tajam mengenai konflik bersenjata global yang sedang memanas.***