Presiden Sri Lanka Anura Kumara Dissanayake mengatakan, pulau itu melindungi awak kapal Bushehr atas dasar kemanusiaan. Belum jelas atas dasar apa para pelaut dari kapal Iran kedua diizinkan untuk meninggalkan tahanan Sri Lanka.
Sri Lanka menolak izin bagi pesawat tempur AS untuk menggunakan fasilitas darat di negara tersebut guna menjaga netralitas Kolombo dalam perang. ***
Artikel Terkait
Klaim Perang Segera Berakhir, Trump: Iran Butuh Waktu 20 Tahun untuk Kembali Bangun Negaranya!
RI Lagi Rayu Teheran Terbitkan Izin Armada Pertamina Melintasi Selat Hormuz, Tiba-Tiba Kejagung Mau Percepat Lelang Kapal Tanker Iran
Trump vs Paus Leo XIV Makin Sengit! Sebut Iran Habisi 42 Ribu Orang
Perang Iran dan Kebijakan Pemerintah Indonesia Dongkrak Harga Nikel, Surplus Global Jadi Rem
Gelombang Pemulangan WNI dari Iran Sudah Berjalan