• Sabtu, 18 April 2026

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Photo Author
Iqbal Marsya, Konteks.co.id
- Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
Donald Trump terus melakukan serangan terhadap kritik Paus Leo XIV soal perang dengan Iran.  (Foto kolase Instagram @pausleoxiv, @realdonaldtrump)
Donald Trump terus melakukan serangan terhadap kritik Paus Leo XIV soal perang dengan Iran. (Foto kolase Instagram @pausleoxiv, @realdonaldtrump)

Vance, seorang Katolik, memberikan pendapatnya pada acara Turning Point USA pada Selasa kemarin. Ia mengatakan, Paus harus "berhati-hati" ketika berbicara tentang teologi.

Baca Juga: Ponsel Raib di Bus TransJakarta, Jejak Pencopet Terlacak dari Mampang, Kuningan hingga Sekitar GBK

Vance juga mempertanyakan pemahaman Paus tentang teori "perang yang adil", yang menetapkan kriteria untuk konflik yang dapat dibenarkan secara moral dan dikembangkan selama berabad-abad oleh para pemikir Katolik.

Salah satu arsitek utama ajaran “perang yang adil” adalah Santo Agustinus dari Hippo, yang dihormati Leo saat berada di Aljazair.

Agustinus, seorang uskup pada akhir abad keempat dan awal abad kelima, adalah bapak spiritual ordo Agustinian di mana Paus adalah anggota dan mantan pemimpinnya.

Baca Juga: Geger Puluhan Ribu Lebah Serbu Kota di Israel, Ramai Dikaitkan dengan Pertanda Buruk

Trump Berselisih Lagi dengan Seorang Paus, Mengapa Kali Ini Berbeda?

Leo menekankan bahwa Agustinus masih merupakan “tokoh penting” melalui tulisan, ajaran, dan spiritualitasnya.

“Undangannya untuk mencari Tuhan dan kebenaran adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan saat ini,” kata Leo di dalam pesawat dari Aljir ke Yaoundé, Ibu Kota Kamerun.

Ia menunjukkan bahwa ingatan Agustinus dihormati di Aljazair, meskipun mayoritas penduduk Aljazair adalah Muslim.

Santo Agustinus, kata Paus, menawarkan gereja dan dunia sebuah visi yang mencakup perjuangan untuk membangun komunitas, untuk mencari persatuan di antara semua bangsa, dan menghormati semua bangsa, terlepas dari perbedaan.

Baca Juga: Wamenag Romo Singgung Pengumuman Waktu Puasa dan Lebaran 1 Pintu, Sinyal Larang Muhammadiyah?

Trump sendiri tidak menunjukkan tanda-tanda ingin mundur dari perseteruannya pada Selasa malam, dengan mengatakan, memiliki bom nuklir di Teheran adalah "tidak dapat diterima".

“Bisakah seseorang memberi tahu Paus Leo bahwa Iran telah membunuh setidaknya 42.000 demonstran tak bersenjata yang tidak bersalah dalam dua bulan terakhir, dan bahwa memiliki bom nuklir di Iran sama sekali tidak dapat diterima,” tulis Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social, melansir CNN, Kamis 16 April 2026.

Tidak jelas dari mana Trump mendapatkan angka tersebut.

Baca Juga: Pemain 'Buangan' Persija Ini Bongkar Rahasia Gol Spektakulernya ke Gawang Persita

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X