• Sabtu, 18 April 2026

Ponsel Raib di Bus TransJakarta, Jejak Pencopet Terlacak dari Mampang, Kuningan hingga Sekitar GBK

Photo Author
Rizki Adiputra, Konteks.co.id
- Kamis, 16 April 2026 | 08:35 WIB
Korban pencopetan di bus TransJakarta (Foto: Instagram/@jakarta.terkini)
Korban pencopetan di bus TransJakarta (Foto: Instagram/@jakarta.terkini)

KONTEKS.CO.ID - Aksi pencopetan kembali terjadi di moda transportasi publik ibu kota.

Seorang penumpang bus TransJakarta mengaku kehilangan ponselnya saat berada di dalam bus koridor 6A rute Halte Underpass Kuningan menuju Balai Kota, Rabu, 15 April 2026 sore.

Peristiwa ini mencuat ke publik setelah video pengakuan korban beredar luas di media sosial.

Dalam video tersebut, korban menjelaskan bahwa dirinya baru menyadari kehilangan ponsel saat perjalanan hampir mencapai jembatan penyeberangan di atas Kali Ciliwung.

Baca Juga: Viral Mobil Lalamove Serobot Jalur TransJakarta hingga Senggolan, Sudah Diklakson Tetap Nyelonong

Kronologi Peristiwa

Korban menaiki bus dari Halte Underpass Kuningan tanpa merasakan hal mencurigakan.

Namun situasi berubah ketika dirinya menyadari ponsel sudah tidak berada di tempat.

"Sadar pas mau naik jembatan itu, langsung panik dan cek Find My iPhone," ungkap korban.

Jejak Digital: Ponsel Terlacak Berpindah-Pindah

Setelah kehilangan, korban segera melacak perangkatnya. Hasil pelacakan menunjukkan ponsel sempat berada di Halte Rasuna Said, lalu bergerak ke arah selatan menuju kawasan Mampang.

Tak berhenti di situ, sinyal ponsel terus berpindah ke sejumlah titik, termasuk kawasan Kuningan hingga mengarah ke sekitar Gelora Bung Karno (GBK).

Korban menduga pelaku berpindah kendaraan, kemungkinan menggunakan bus lain di koridor berbeda.

"Sempat berhenti sebentar di pinggir jalan dekat GBK, habis itu langsung hilang, offline," terangnya.

Upaya Korban dan Harapan pada CCTV

Korban telah mengaktifkan fitur keamanan Lost Mode serta mencantumkan nomor kontak agar ponsel bisa dikembalikan. Namun hingga kini, perangkat tersebut belum kembali aktif.

Meski mulai pasrah, korban masih berharap ada bantuan dari pihak operator transportasi.

Baca Juga: Momen Libur Lebaran 2026, Pengguna Transjakarta Melonjak Hingga 1,1 Juta Lebih

“Sudah di tahap ikhlas, mau gimana lagi. HP-nya juga sudah mati," bebernya.

Ia juga mencoba menghubungi pihak TransJakarta untuk menelusuri kemungkinan rekaman CCTV yang dapat mengungkap pelaku.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak TransJakarta maupun aparat berwenang terkait insiden tersebut.

Kasus ini menambah daftar panjang tindak kejahatan di transportasi umum yang masih terus menjadi perhatian publik.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rizki Adiputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X