• Sabtu, 18 April 2026

Waspada Penipuan Digital, ‘Call Hening’ Bisa Berujung Phishing hingga Pencurian OTP

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Jumat, 17 April 2026 | 10:45 WIB
Modus Penipuan Digital Spoofing yang Kian Marak (foto: freepik.com)
Modus Penipuan Digital Spoofing yang Kian Marak (foto: freepik.com)

KONTEKS.CO.ID - Di balik panggilan ‘call hening’ yang tampak sepele, tersimpan potensi kejahatan siber yang lebih besar.

Praktik ini dapat menjadi pintu masuk berbagai aksi penipuan digital, mulai phishing hingga pencurian data pribadi.

Dosen Ilmu Komputer IPB University, Dr. Heru Sukoco, menjelaskan nomor yang terdeteksi aktif melalui panggilan tersebut berisiko masuk dalam daftar target pelaku.

Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Pada Jumat Pagi, Rp2,868 Juta Per Gram

“Dari situ bisa berkembang ke penipuan lanjutan seperti OTP, phishing, bahkan diarahkan ke nomor premium berbiaya tinggi,” ia menjelaskan.

Heru mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan *call back*, karena teknik ‘missed call bait’ kerap digunakan untuk menjebak korban.

Selain itu, jika panggilan terlanjur diangkat, masyarakat diminta tidak memberikan jawaban verbal seperti kata “ya”.

Baca Juga: ‘Call Hening’ Masih Marak, Pakar Ilmu Komputer Ingatkan Jangan Jawab Telepon Nomor Tak Dikenal

Rekaman suara tersebut berpotensi disalahgunakan untuk manipulasi data, termasuk informasi perbankan dan identitas pribadi.

Untuk perlindungan tambahan, masyarakat disarankan memanfaatkan aplikasi pendeteksi spam serta mengaktifkan fitur pemblokiran nomor tidak dikenal pada ponsel.

Heru juga menekankan pentingnya edukasi digital di lingkungan keluarga, terutama bagi anak-anak dan lansia yang lebih rentan menjadi korban.

Baca Juga: BMKG Bantah Istilah 'El Nino Godzilla', tapi Tegaskan Ancaman Kemarau Panjang Nyata Adanya

Di sisi lain, peran operator seluler dan kolaborasi lintas pihak dinilai penting untuk memperkuat sistem penyaringan panggilan mencurigakan.

“Kesadaran masyarakat adalah benteng utama menghadapi kejahatan digital yang terus berkembang,” ujarnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X