KONTEKS.CO.ID – Di usia 69 tahun, Fatou tak hanya menjadi penghuni paling lama di Berlin Zoo, tetapi juga mempertahankan statusnya sebagai gorila tertua di dunia.
Lahir sekitar 1957 di Afrika Barat, perjalanan hidup Fatou terbilang tak biasa.
Ia tiba di Eropa pada 1959 melalui pelabuhan Marseille, bahkan disebut dibawa dalam koper seorang pelaut Prancis.
Baca Juga: Ubedilah Badrun Dilaporkan ke Polisi Gara-Gara Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa
Kisahnya semakin unik ketika pelaut tersebut menyerahkan Fatou kepada pemilik penginapan karena tak mampu membayar tagihan.
Fakta itu menjadi awal kisah membawanya ke Berlin.
Fatou merupakan spesies gorila dataran rendah barat, yang di alam liar umumnya hanya hidup hingga usia 40-an tahun.
Baca Juga: Momen Aksi Nekat Ayush Shetty di Bibir Net saat Kejuaraan Badminton Asia Jadi Viral
Bahkan di penangkaran, usia 50 tahun sudah tergolong sangat tua, tetapi Fatou melampaui itu semua.
Pada 1974, ia melahirkan Dufte, gorila pertama yang lahir di Berlin Zoo.
Meski putrinya telah meninggal pada 2001, garis keturunannya masih berlanjut.
Baca Juga: Penyelundupan Benih Lobster Dinilai Ancam Ekosistem Laut
Hingga kini, cucunya, M’penzi, tetap menemaninya, bersama generasi keturunan lain yang telah mencapai beberapa tingkat.
Direktur Berlin Zoo, Andreas Knieriem, menyebut Fatou sebagai simbol keberhasilan perawatan satwa jangka panjang.
Artikel Terkait
Badar, Harimau Sumatra Jantan Dipindahkan ke Memphis Zoo
Badar dan Dari Dipersiapkan Kawin untuk Pengembangbiakan Harimau Sumatra di Memphis Zoo
Dua Anak Harimau Sumatra Lahir di Dallas Zoo, Publik Boleh Ikut Voting Tiga Calon Nama
Kelahiran Anak Harimau Sumatra di Dallas Zoo Jadi Pengingat Ancaman Kepunahan