Hal ini memperlihatkan kontras yang tajam antara upaya diplomatik religius dan eskalasi teknologi militer yang terus meroket.
Double Game? Gestur Simbolik atau Strategi Uji Respons
Langkah mendadak Putin ini dibaca oleh banyak pengamat dalam dua lapisan. Pertama, sebagai gestur simbolik untuk menunjukkan itikad baik di mata publik domestik dan dunia internasional.
Baca Juga: Siap-Siap War Tiket! Film The Kings Warden Park Ji Hoon Tayang Serentak di Bioskop Indonesia 8 April
Kedua, sebagai strategi untuk menguji sejauh mana respons lawan di tengah dinamika global yang terus berubah.
Kini, pertanyaannya bukan lagi soal seberapa suci jeda Paskah ini, melainkan apakah waktu singkat tersebut cukup untuk membuka ruang dialog yang lebih serius demi meredakan konflik yang tak kunjung usai.***
Artikel Terkait
AS Menegaskan Lebanon Tidak Masuk Gencatan Senjata dengan Iran, Israel Terus Gempur Ratusan Target
Iran Ancam Tinggalkan Gencatan Senjata Jika Israel Masih Serang Lebanon
Iran Sebut AS Telah Langgar Kesepakatan Gencatan Senjata dalam 10 Poin Tuntutan
Masih Terus Serang Lebanon di Tengah Gencatan Senjata, Iran Sebut Israel 'Anjing Gila' AS
Iran Ancam Batalkan Gencatan Senjata Usai Israel Serang Lebanon, Selat Hormuz Bakal Ditutup?
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Imbas Israel Serang Lebanon, Jenderal IRGC Tebar Ancaman Keras
Biadab! Sudah Langgar Gencatan Senjata Iran-AS, Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza
Hizbullah Serang Permukiman Israel, Tegaskan Tidak Akan Berhenti Kirim Roket sampai Agresi Zionis Berakhir
Trump Disebut ‘Tunggangi’ Kristen Demi Perang, Tadhg Hickey: Ini Vulgar, Nggak Alkitabiah!
Diplomat Senior Iran Kamal Kharazi Tewas Bersama Istri dalam Serangan AS-Israel