• Sabtu, 18 April 2026

UNIFIL Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon dengan Upacara Penghormatan

Photo Author
Lopi Kasim, Konteks.co.id
- Jumat, 3 April 2026 | 09:28 WIB
UNIFIL gelar upacara penghormatan 3 Prajurit TNI yang gugur dalam tugas menjaga perdamaian di Lebanon (Foto: UNIFIL)
UNIFIL gelar upacara penghormatan 3 Prajurit TNI yang gugur dalam tugas menjaga perdamaian di Lebanon (Foto: UNIFIL)


KONTEKS.CO.ID - Jenazah 3 prajurit TNI yang gugur dalam tugas di United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) dilepas dengan upacara penghormatan, Kamis 2 April 2026.

"UNIFIL memberi penghormatan atas pengabdian Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon yang gugur dalam dua insiden terpisah pada 29 dan 30 Maret saat menjalankan tugas dengan berani," tulis pernyataan UNIFIL di situs resmi mengutip Jumat, 3 Maret 2026.

Upacara pelepasan digelar di Bandara Internasional Rafik Hariri, Beirut.

Baca Juga: Kalender Badminton April 2026: Kejuaraan Asia dan Thomas-Uber Cup Menanti! Dukung 17 Wakil Indonesia di Ningbo

Hadir dalam upacara, Kepala Misi dan Komandan Pasukan UNIFIL Mayor Jenderal Diodato Abagnara, Wakil Koordinator Khusus PBB untuk Lebanon Imran Riza, Menteri Pertahanan Nasional Lebanon Brigjen Firas Tarchichi, serta Komandan Angkatan Bersenjata Lebanon dan Duta Besar RI untuk Lebanon Dicky Komar.

Ketiga prajurit yang gugur sebagai pasukan penjaga perdamaian tersebut dianugerahi medali PBB dan Angkatan Bersenjata Lebanon secara anumerta sebagai pengakuan atas pengabdian dan dedikasi mereka kepada misi UNIFIL di Lebanon.

Abagnara atas nama UNIFIL menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban, rekan-rekan almarhum, serta TNI.

Mayor Jenderal Diodato Abagnara menegaskan, para prajurit TNI datang dari jauh dengan satu tujuan mulia yakni, menjaga perdamaian dunia.

“Mereka datang ke sini jauh dari rumah, dengan satu tujuan, untuk melayani perdamaian. Mereka melakukannya dengan berani. Mereka melakukannya dengan terhormat. Mereka melakukannya hingga akhir hayat,” ujar Abagnara.

Baca Juga: Pasar Asuransi Kendaraan Indonesia Tembus Rp20,5 Triliun pada 2030

Pengorbanan ketiga prajurit tersebut, kata Abagnara, tidak akan pernah dilupakan.

“Tidak ada kata-kata yang bisa menghilangkan rasa kepedihan Anda. Tetapi ketahuilah, mereka tidak akan dilupakan. Mereka akan tetap menjadi bagian dari misi ini, bagian dari kita semua,” katanya.

Diketahui, ketiga prajurit TNI itu gugur dalam dua insiden berbeda saat menjalankan tugas perdamaian pada 29 dan 30 Maret 2026.

Peristiwa pertama, saat Praka Farizal gugur akibat ledakan proyektil yang ditembakkan pasukan Israel di pos UNIFIL dekat Adchit Al Qusayr.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lopi Kasim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Leo XIV Merespons Serangan Terbaru Trump

Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB
X