Sebelumnya, Paus-paus yang meninggal dunia dimakamkan dalam tiga peti bertingkat yang terbuat dari bahan cypress, timah, dan oak.
Namun, Paus Fransiskus memilih untuk menggunakan peti mati kayu sederhana yang dilapisi dengan seng.
Hal ini menunjukan sikap Paus Fransiskus yang sederhana dan kurang mengutamakan kemewahan.
Baca Juga: Paus Fransiskus Wafat di Senin Paskah dalam Usia 88 Tahun, Umat Katolik Berduka
Selain itu, tradisi meletakkan jenazah Paus di atas platform yang disebut catafalque untuk memberi kesempatan kepada publik untuk memberi penghormatan, juga tidak akan dilakukan.
Sebagai gantinya, jenazah Paus Fransiskus akan tetap berada di dalam peti mati dengan tutup yang dibuka.
Hal itu memungkinkan para pelayat untuk memberikan penghormatan dalam suasana yang lebih sederhana.***
Artikel Terkait
Kabar Baik, Beredar Foto Pertama Paus Fransiskus Sejak Dirawat di RS Lebih dari Sebulan Lalu
Paus Fransiskus Kunjungi Narapidana di Hari Kamis Putih, Pertahankan Tradisi di Tengah Keterbatasan
Hadir Singkat di Perayaan Paskah Vatikan, Paus Fransiskus Sempatkan Diri Desak Gencatan Senjata di Gaza
Paus Fransiskus Wafat di Senin Paskah dalam Usia 88 Tahun, Umat Katolik Berduka
Profil Paus Fransiskus, Pope Francis yang Sederhana dan Sukses Reformasi Birokrasi Gereja
Paus Fransiskus Dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore: Saya ingin Wafat di Roma