• Sabtu, 18 April 2026

Greenpeace dan Anak Muda Papua Suarakan Ancaman Tambang Nikel di Raja Ampat

Photo Author
Firman Ramadhan, Konteks.co.id
- Selasa, 3 Juni 2025 | 16:45 WIB
Greenpeace dan Anak Muda Papua Suarakan Ancaman Tambang Nikel di Raja Ampat. (Greenpeace)
Greenpeace dan Anak Muda Papua Suarakan Ancaman Tambang Nikel di Raja Ampat. (Greenpeace)

KONTEKS.CO.ID - Raja Ampat Terancam Tambang Nikel, Greenpeace Bertindak Saat Indonesia Critical Minerals Conference 2025 berlangsung di Jakarta, sebuah aksi damai mencuri perhatian.

Aktivis Greenpeace Indonesia bersama empat anak muda asal Papua tampil berani menyuarakan keresahan mereka terhadap dampak pertambangan dan hilirisasi nikel yang kian mengancam lingkungan hidup dan masyarakat lokal, khususnya di Raja Ampat.

Di tengah pidato Wakil Menteri Luar Negeri Arief Havas Oegroseno, banner besar bertuliskan “What’s the True Cost of Your Nickel?” mengepak di udara.

Baca Juga: Surat Forum Purnawirawan Prajurit TNI Diterima DPR-MPR: Desak Segera Proses Pemakzulan Wapres Gibran!

Tak hanya di dalam ruangan, pesan-pesan seperti "Nickel Mines Destroy Lives" dan "Save Raja Ampat the Last Paradise" juga terpampang jelas di area pameran, menyisip di antara gerai perusahaan dan para pengunjung.

Industri Nikel: Berkembang Cepat, Meninggalkan Luka

Greenpeace menyoroti bagaimana ekspansi besar-besaran industri nikel, yang sebagian besar didorong oleh lonjakan permintaan baterai kendaraan listrik, telah menimbulkan dampak serius.

Proses penambangan dan hilirisasi kerap melibatkan pembabatan hutan, pencemaran air dan udara, serta penggunaan energi dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbasis batu bara.

Baca Juga: Pengelola TMII dan Pedagang Gelar Mediasi Usai Ricuh Larangan Berdagang, Polisi: Urusan Perut!

Menurut Greenpeace, alih-alih mendorong transisi energi berkelanjutan, industri nikel justru menciptakan ironi.

Di satu sisi, ia menjanjikan ekonomi hijau.

Namun di sisi lain, ia merusak lingkungan dan memicu konflik sosial di wilayah-wilayah yang sebelumnya tenang dan harmonis.

Raja Ampat: Surga Terakhir yang Terancam

Baca Juga: Singgung Peran Megawati dan Hasto, Adian Napitupulu: PDIP Terpopuler karena Kepercayaan Rakyat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rat Nugra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X