KONTEKS.CO.ID - Jagat maya dihebohkan dengan video yang memperlihatkan seorang pria lanjut usia (lansia) berprofesi sebagai tukang ojek diduga merayu seorang siswi SMP di Baturaja, Sumatra Selatan.
Dalam rekaman yang beredar, pria tersebut terdengar beberapa kali meminta korban memeluk dan menciumnya.
Insiden itu disebut terjadi di rumah korban setelah siswi tersebut diantar pulang sekolah.
Peristiwa terungkap setelah ibu korban pulang dan mendapati anaknya menangis.
Baca Juga: Viral Sepasang Remaja Terekam CCTV Mesum di Rental PS, Disergap Panik Buru-Buru Pakai Celana Dalam
Direkam Diam-diam oleh Korban
Menurut narasi yang beredar, korban merekam percakapan secara sembunyi-sembunyi saat pria tersebut berada di area rumah. Rekaman itu kemudian menyebar luas dan menuai kemarahan publik.
Dalam video, pria lansia tersebut awalnya berbicara soal jasa antar jemput sekolah.
“Kalau pergi sekolah ada yang ngantar? Kalau nggak ada, aku antar, aku jemput. Baliknya aku antar lagi ke sini,” kata pria itu.
Namun setelah itu, pembicaraan berubah menjadi permintaan yang dinilai tidak pantas kepada korban yang masih di bawah umur.
Minta Dipeluk dan Cium
Di dalam video, pria tersebut terdengar meminta korban memberikan pelukan dan ciuman. Ucapan itu bahkan diulang beberapa kali.
“Tidak memaksa, tidak menekan. Kalau ikhlas sama ikhlas, ayo kita peluk cium sayang,” lanjutnya.
Tak berhenti di situ, ia kembali membujuk korban. “Jadi kasihanilah dengan Wak ini, pengen sekali cium anak aku sayang. Biar sekali-sekali, boleh nggak?”
Permintaan berulang itu diduga membuat korban ketakutan dan tertekan.
Korban Sempat Beri Ongkos Ojek
Korban disebut sempat memberikan uang sebagai ongkos perjalanan. Namun setelah menerima bayaran, pria itu diduga masih terus memaksa meminta ciuman.
Situasi tersebut akhirnya diketahui keluarga ketika ibu korban pulang ke rumah.
Ibu Korban Murka, Warga Datangi Pelaku
Mengetahui anaknya menangis, ibu korban langsung meluapkan kemarahan kepada pria tersebut. Sejumlah warga juga terlihat datang dan mempertanyakan kejadian itu.
“Peluk cium anakku, menangis anakku,” kata ibu korban.
Dalam keributan itu, keluarga korban juga menyebut adanya pengakuan bahwa korban sempat disentuh di bagian paha.
Baca Juga: Akhirnya Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Seksual, UBL Minta Maaf
Pelaku Bantah Tuduhan
Saat dimintai penjelasan, pria tua itu terus membantah tuduhan yang diarahkan kepadanya.
Ia mengaku hanya menawarkan jasa antar jemput dan tidak melakukan tindakan sebagaimana dituduhkan.
Ia juga menunjukkan uang yang diberikan korban sebagai ongkos pulang menggunakan ojek.
Meski demikian, pria tersebut tidak menjelaskan secara gamblang alasan dirinya masih berada di rumah korban setelah selesai mengantar.***
Artikel Terkait
Kampus Darurat Pelecehan SETARA Institute: Saatnya Tata Kelola Inklusif Jadi Harga Mati!
Kampus Bukan Tempat Aman? Kemendiktisaintek Desak Satgas PPKS Usut Tuntas Kasus Pelecehan di UI, IPB, dan ITB
Unpad Nonaktifkan Profesor Diduga Pelaku Pelecehan Seksual ke Mahasiswi
Akhirnya Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Seksual, UBL Minta Maaf
Katy Perry Terseret Kasus Pelecehan Seksual! Ruby Rose Resmi Lapor Polisi Soal Insiden Klub Malam 2010