“Saya hanya ingin hidup seperti ayah, bekerja di pemerintahan. Dia pahlawanku.”
Baca Juga: KPK Panggil Billy Haryanto, Ipar Jokowi, Terkait Dugaan Korupsi Jalur Kereta Api Senilai Triliunan
Setiap hari, Irwansyah berangkat sekolah dengan bus selama satu jam, berdiri berdesakan.
Sepulang sekolah, ia kembali berlatih. Pola itu ia jalani hampir 15 tahun tanpa lelah.
“Kalau kesiangan, saya kesal sendiri. Tapi tidak pernah menyerah. Semua untuk bulu tangkis,” ucapnya.
Cedera dan Awal Baru
Impian sederhana itu mulai berubah ketika Irwansyah mengikuti kejuaraan nasional.
Meski tersingkir di babak kedua, ia dilirik pelatih senior Fang Kai Hsiang, lalu dipindahkan ke Jakarta untuk berlatih di PB Tangkas.
Di sana ia berlatih bersama generasi emas bulu tangkis Indonesia, yang sebelumnya hanya bisa dilihat lewat televisi.
Baca Juga: Jalani Operasi di Rumah Sakit, Kejagung Bantarkan Penahanan Nadiem
Namun jalan menuju puncak tidak mulus. Pada 1996, saat bertanding di Polandia, Irwansyah mengalami cedera punggung parah.
Ia terbaring di rumah sakit selama 21 hari. Dokter bahkan memperingatkan, jika tak hati-hati, ia bisa berakhir di kursi roda.
“Mereka menarik punggungku dengan beban. Rasa sakitnya luar biasa, saya berteriak setiap kali ditarik,” kenangnya.
Baca Juga: Brak! Bangunan Musala di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk saat Santri Salat Asar
Ia absen setahun penuh dari lapangan. Ketika kembali pada 1998, Irwansyah sempat menembus semifinal Hong Kong dan Jepang.
Namun cedera dan persaingan dengan pemain muda membuatnya mempertimbangkan jalan lain.
Artikel Terkait
Kabar Cedera Christian Adinata Terbaru Usai Semifinal Malaysia Masters 2023: Ini Pesan Pelatih Irwansyah
Profil Irwansyah, Pelatih di Balik Sukses Jojo dan Ginting di All England 2024: Suka Tadarusan
Bukan Cuma All England, Jojo Sabet Status Eksklusif di Dunia Fashion, Badminton Lovers Heboh!
10 Legenda Badminton Indonesia yang Bikin Lawan Gemetar dan Dunia Terpukau, Kisahnya Epik Banget
6 Rekomendasi Senar Raket Badminton Terbaik dan Awet, Bikin Smash Kamu Makin Galak!