"Saking susah payahnya negara dalam meluruskan arah kerja kepolisian, dibubarkan. Kita mau seperti itu? Tidak. Jangan," tegasnya.
Baca Juga: Ratu Belanda ke Indonesia 25 November 2025, Prabowo: Mau Diskusi Soal Keuangan
Dengan membuka keran calon Kapolri dari luar, menurut Reza, kesempatan akan terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia yang memiliki integritas dan itikad baik untuk memimpin proses perbaikan, tanpa terbelenggu oleh kultur dan sistem yang sudah ada.
"Paling tidak ini sebuah kesempatan bagi siapapun yang punya etiket baik untuk tidak hanya membenahi atau mereformasi institusi polri, tapi juga berbaik laku terhadap negara kita," pungkasnya.***