nasional

Disnakertrans Jatim Klarifikasi Viral Ratusan Karyawan Gudang Garam Putus Kerja: Bukan PHK Tapi Pensiun Dini

Senin, 8 September 2025 | 21:30 WIB
Gudang Garam. (Tangkapan layar Akun Youtube Mas Don)

KONTEKS.CO.ID - Kabar ratusan karyawan PT Gudang Garam Tbk di Kediri yang disebut putus kerja menuai perhatian publik.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa kabar tersebut bukan pemutusan hubungan kerja (PHK), melainkan program pensiun dini.

Program Pensiun Dini, Bukan PHK

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur, Sigit Priyanto, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kediri. Hasilnya, perusahaan hanya membuka program pensiun dini yang diikuti secara sukarela.

Baca Juga: Pablo Abian, Veteran Tunggal Putra Bulu Tangkis yang Masih Penuh Semangat dan Energi

“Sudah koordinasi dengan Disnaker Kediri, dan itu program pensiun dini. Nah, yang minat itu sekitar 200-an sampai hari ini informasinya, jadi bukan PHK,” Dikutip Konteks.co.id pada Senin, 8 September 2035.

Dari jumlah tersebut, sekitar 14 orang mendekati usia pensiun, sementara sisanya berasal dari kelompok usia yang beragam. Sigit menyebut masih menunggu data lengkap dari Disnaker setempat.

Isu Cukai Rokok Tinggi

Ramainya kabar ini sempat dikaitkan dengan isu kenaikan tarif cukai rokok dan maraknya peredaran rokok ilegal. Menanggapi hal itu, Sigit menegaskan ranah kebijakan cukai berada di pemerintah pusat, bukan Disnaker.

Baca Juga: TNI AL Ingin Akuisisi Kapal Induk Italia Giuseppe Garibaldi yang segera Pensiun

“Itu perusahaan, bukan kita. Dari pemerintah itu, kalau bisa tidak ada PHK, harapannya tidak ada PHK,” ujarnya.

Meski tidak ada PHK, Disnakertrans Jatim memastikan karyawan yang memilih pensiun dini akan mendapat pendampingan. Melalui Balai Latihan Kerja (BLK), pemerintah siap membantu agar mereka bisa kembali bekerja atau membuka usaha.

“Misalkan pensiun dini pesangonnya atau haknya bisa untuk berwirausaha. Nanti biar bisa kita lakukan pembinaan di BLK. Kalau minat, punya keterampilan apa dan berwirausaha, nanti kita bantu untuk latihan di BLK. Di Kediri kan ada,” jelas Sigit.

Baca Juga: Heboh! Nepal Blokir WhatsApp, Instagram, dan YouTube hingga 26 Medsos Populer Lumpuh

Kekhawatiran Serikat Buruh

Di sisi lain, Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menilai dinamika di Gudang Garam bisa berdampak luas.

Ia memperkirakan puluhan ribu pekerja tidak langsung, mulai dari petani tembakau, sopir, buruh logistik, pedagang kecil hingga pemilik rumah kontrakan, berpotensi terdampak.

Halaman:

Tags

Terkini