KONTEKS.CO.ID - Ketua Umum Persaudaraan 98, Wahab Talaohu, menghargai kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berhasil meringkus Immanuel Ebenezer alias Noel dalam operasi tangkap tangan (OTT).
Selain mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer, penyidik KPK juga menangkap belasan orang lain dalam kasus dugaan pemerasan perusahaan mengenai sertifikat K3.
KPK juga sudah menetapkan Noel dan 10 orang lain sebagai tersangka pada Jumat 22 Agustus 2025 sore. "Pertama, kami apresiasi KPK yang konsisten mengikuti arahan dan sikap Presiden Prabowo Subianto dalam pemberantasan korupsi," kata Wahab di Jakarta, Jumat 22 Agustus 2025 malam.
Presiden seringkali secara terbuka menegaskan akan mendukung pemberantasan korupsi. Lalu menyatakan tak akan bersikap tebang pilih atau melindungi para koruptor, termasuk para menteri atau wakil menteri di Kabinet Merah Putih.
"OTT ini menjadi bukti nyata Presiden berkomitmen dan konsisten pada pemberantasan korupsi dan tidak ada tebang pilih,” katanya lagi.
Sebagai Aktivis 98, Wahab mengaku prihatin dan menyesali kejadian OTT KPK terhadap Noel yang merupakan bagian dari gerakan reformasi 1998.
Baca Juga: AdMedika Resmi Menjadi Mitra TPA Kesehatan untuk Pengelolaan Klaim Peserta Asuransi Equira Life
Penangkapan terhadap pendiri kelompok relawan Jokowi Mania (JoMan) itu adalah refleksi bagi para mantan aktivis mahasiswa, terutama Aktivis 98, yang ada di lingkar kekuasaan. Mereka harus berkomitmen dan konsisten pada nilai dan menjunjung tinggi integritas.
"(Penangkapan Immanuel) ini menjadi warning sekaligus pelajaran bagi kita untuk berkomitmen pada nilai. Serta konsisten menjaga integritas agar tidak terjebak pada pragmatisme," pungkasnya. ***