"Transformasi keuangan ini bukan sekadar soal angka, tapi soal menjaga amanah jutaan jemaah yang sudah menitipkan uangnya. Kita ingin ekosistem keuangan haji kita sehat dan sustainable untuk jangka panjang," katanya.
Di akhir sambutannya, Dahnil meminta seluruh jajaran untuk segera mengimplementasikan hasil Rakernas dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa seluruh upaya reformasi tata kelola haji harus berorientasi pada peningkatan layanan bagi jemaah.
"Rakernas ini adalah tonggak sejarah. Kita pulang dari sini dengan membawa sistem yang lebih adil dan keuangan yang lebih transparan. Mari kita layani jemaah dengan standar terbaik yang kita miliki," katanya.***
Artikel Terkait
Flexing di Tengah Kasus: Haji Her Pamer Hotel Mewah Usai Diperiksa KPK: Duit Saya Banyak!
Antrean Haji Indonesia Tembus 5,7 Juta Orang, Waktu Tunggu Sampai 26 Tahun
Polri-Kemenhaj Resmi Bentuk Satgas Haji, Perketat Pengawasan dan Lindungi Jemaah dari Penipuan
Diam-Diam Sultan! Dituduh Pelit ke Keluarga, Fuji Bongkar Bukti Transfer Rp800 Juta ke Haji Faisal
Antrean Haji 26 Tahun, Pemerintah Wacanakan "War Tiket" Seperti Konser Musik