• Sabtu, 18 April 2026

Plot Twist! Guru Besar UGM Gagal Masuk Istana, Nama Tak Terdaftar di List Setneg Meski Diundang Resmi

Photo Author
Rat Nugra, Konteks.co.id
- Kamis, 15 Januari 2026 | 12:20 WIB
Sejumlah Guru Besar UGM justru tertahan di gerbang Istana Negara. (Instagram @sekretariat.kabinet)
Sejumlah Guru Besar UGM justru tertahan di gerbang Istana Negara. (Instagram @sekretariat.kabinet)

KONTEKS.CO.ID - Niat sejumlah Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk berdialog dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis 15 Januari 2026 berakhir antiklimaks.

Alih-alih menyumbang ide untuk program "Asta Cita", beberapa profesor justru tertahan di gerbang karena nama mereka tidak sinkron dengan daftar Sekretariat Negara (Setneg).

Insiden ini bermula dari surat undangan Ditjen Dikti Kemendiktisaintek yang mencantumkan delapan nama guru besar UGM.

Baca Juga: Susu S-26 Promil Gold pHPro 1 Ditarik dari Pasar RI, BPOM Warning Risiko Cemaran Bakteri! Cek Nomor Bets di Sini

Namun, koordinasi antara kementerian dan Setneg diduga chaos.

Persiapan Mendadak yang Berakhir Zonk

Salah satu guru besar UGM yang enggan disebut namanya menceritakan pengalaman "drama" tersebut.

Ia sudah terbang ke Jakarta dan melakukan registrasi sesuai prosedur. Namun, saat hari-H, namanya raib dari daftar akses Istana.

"Panitia malah minta saya pakai nama kampus lain supaya bisa masuk," ungkapnya kecewa.

Baca Juga: Polusi New Delhi Parah Banget! India Open 2026 Dikritik Pedas: Tak Cocok Jadi Venue Kejuaraan Dunia BWF

Tak hanya masalah nama, ia menyoroti teknis acara yang dianggap kurang profesional.

Jadwal mendadak dimajukan dari jam 13.00 ke jam 08.00 WIB, dengan aturan ketat yaitu dilarang membawa smartphone, smartwatch, hingga alat rekam.

Peserta wajib kumpul pukul 05.00 WIB untuk naik bus panitia.

Baca Juga: Jonatan Christie Menang Straight Game, Singgung Dugaan Kok Dimanipulasi: Ada Bekas Petikan Kuku

Kritik Akademisi: Dialog atau Sekadar Formalitas?

Di sisi lain, tidak semua undangan disambut hangat. Guru Besar Ilmu Perencanaan Kota UGM, Bakti Setiawan, memilih absen sejak awal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rat Nugra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X